-
Video yang mengklaim TNI mengepung kapal Malaysia di Kepulauan Seribu diunggah akun Facebook “Nanang Mashuri” dan viral dengan ribuan interaksi.
-
TurnBackHoax menemukan video tersebut merupakan hasil rekayasa AI dengan tingkat probabilitas 99,9 persen, bukan rekaman peristiwa nyata.
-
Tidak ada sumber berita kredibel yang membenarkan klaim tersebut—konten dikategorikan sebagai fabricated content atau hoaks yang menyesatkan publik.
SuaraKaltim.id - Sebuah akun Facebook bernama “Nanang Mashuri” pada Sabtu (30/8/2025) mengunggah video yang disertai narasi:
“SUASANA TEGANG MENYELIMUTI PERAIRAN KEPULAUAN 1000 KAPAL TEMPUR MALAYSIA YANG MASUK TANPA IZIN BERHASIL DIKEPUNG TNI ANGKATAN LAUT SEMENTARA DARI UDARA HELIKOPTER TEMPUR SIAGA MEMANTAU SETIAP GERAKAN MUSUH DEMI KEAMANAN NEGARA PARA TNI SIAP MENJAGA TANAH AIR.”
Per Selasa, 4 November 2025, unggahan tersebut telah memperoleh lebih dari 26.200 tanda suka, 934 komentar, dan dibagikan ulang 422 kali.
Melansir dari TurnBackHoax.id, tim pemeriksa fakta melakukan analisis terhadap video menggunakan alat pendeteksi AI Hive Moderation.
Hasilnya menunjukkan probabilitas 99,9 persen bahwa video tersebut dibuat menggunakan teknologi AI (artificial intelligence), bukan rekaman peristiwa nyata.
Konten ini dikategorikan sebagai fabricated content atau konten palsu yang sepenuhnya direkayasa.
Selain itu, tim pemeriksa fakta menelusuri klaim tersebut melalui pencarian Google dengan kata kunci “TNI kepung kapal Malaysia di Kepulauan Seribu”.
Hasil penelusuran tidak menemukan berita kredibel yang mendukung klaim tersebut.
Justru hasil pencarian mengarah ke dua berita yang tidak terkait, yaitu:
Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Ada Pendaftaran Program Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan Rp 20 Triliun?
Tribunnews.com (25 Juni 2025) – “WNA Malaysia Ditemukan Tewas di Atas Kapal Tanker di Kepulauan Seribu”, melaporkan kematian perwira kapal Orkim Fortitude, bukan insiden militer.
CNNIndonesia.com (7 Oktober 2025) – “Kapal Nelayan Tenggelam di Kepulauan Seribu, 5 Orang Hilang”, membahas kecelakaan laut tanpa kaitan dengan Malaysia maupun TNI.
Tidak ada bukti dari sumber kredibel yang mendukung klaim “TNI mengepung kapal Malaysia di Kepulauan Seribu.”
Video tersebut adalah hasil manipulasi berbasis AI yang sengaja dibuat menyerupai peristiwa militer untuk menyesatkan publik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Potret Indonesia dari Dekat, BRI inFrame 2026 Rekam Kisah Ekonomi Kerakyatan
-
Danamon Travel Fair Hadir Kembali, Raih Promo Hemat hingga 70%
-
254 Penerbangan di Kalimantan Terganggu Akibat Kabut Asap Karhutla
-
Karhutla Kaltim: Hotspot Naik 2 Kali Lipat, Asap Berasal dari Kebakaran Lokal
-
Di Tengah Gaung Erau dan IKN, Guru Kukar Didorong Adaptif Terhadap Teknologi