- Pria di Loa Janan Ilir melakukan tindakan asusila terhadap anak di bawah umur.
- Pelaku yang berusia 41 tahun awalnya nekat menyusup ke kamar korban.
- Korban berusia 13 tahun mengadukan peristiwa traumatis kepada orangtua.
SuaraKaltim.id - Seorang pria berinisial Y (41) ditangkap usai nekat menyusup ke kamar dan melakukan tindakan asusila terhadap anak di bawah umur di kawasan Jalan Kurnia Makmur, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir, Jumat (23/1/2026) dini hari.
"Kami telah mengamankan pelaku dan saat ini proses penyidikan sedang berjalan secara intensif untuk memberikan perlindungan maksimal kepada korban," tegas Kapolsek Samarinda Seberang AKP Ahmad Baihaki dikutip dari Antara, Senin (26/1/2026).
Korban yang masih berusia 13 tahun sontak terbangun dari tidur lelapnya karena merasakan sentuhan fisik mencurigakan pada bagian sensitif tubuhnya.
"Rasa kantuk remaja putri tersebut seketika berubah menjadi ketakutan saat membuka mata dan mendapati pelaku sudah berada di dalam kamarnya tanpa mengenakan busana," terang Baihaki.
Ia menyampaikan, dalam kondisi menangis, korban segera mengadukan peristiwa traumatis yang dialaminya tersebut kepada orang tuanya.
Pihak keluarga yang murka dan tidak terima atas perlakuan bejat pelaku langsung mendatangi Mapolsek Samarinda Seberang untuk membuat laporan resmi.
Merespons laporan warga, Unit Opsnal Reskrim segera melakukan pengejaran dan berhasil menangkap pelaku tanpa perlawanan pada Sabtu (24/1/2026).
"Penyidik kepolisian turut mengamankan sejumlah barang bukti penting, termasuk pakaian yang dikenakan korban saat kejadian serta dokumen kependudukan," ucap Baihaki.
Atas perbuatannya, tersangka Y dijerat dengan Pasal 415 Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman penjara yang berat.
Kepolisian memastikan tidak akan memberi ruang bagi predator seksual dan berkomitmen menindak tegas pelaku kejahatan yang menyasar anak-anak.
"Kami minta masyarakat Kota Samarinda untuk meningkatkan pengawasan di lingkungan rumah dan tidak ragu melapor jika mengetahui indikasi tindak pidana serupa demi masa depan generasi muda," ibau Baihaki. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Karhutla 20 Hektare di Samarinda, Api Tinggal 20 Meter dari Asrama Yonzipur
-
Karhutla Kaltim Tembus 9.500 Hektare dalam 3 Bulan, Kabut Asap Masih Mengancam
-
Karhutla Kalimantan: Polri Terjunkan 200 Brimob, 10 Anggota Bareskrim ke Kaltim-Kalteng
-
Sudah Terjadi Sejak 2009, Warga Berau Geram Pemadaman Listrik Kembali Berlanjut
-
Kebakaran Lahan di Tol Samarinda-Balikpapan, Petugas Terkendala Pasokan Air