- Aksi Aliansi Rakyat Kaltim pada 21 April 2026 diperkirakan menyebabkan kepadatan lalu lintas.
- Satlantas Polresta Samarinda telah menyiapkan skema pengalihan lalu lintas di sejumlah titik.
- Pengendara diminta menghindari jalur utama dan menggunakan rute alternatif yang disediakan.
SuaraKaltim.id - Demo 21 April yang digagas Aliansi Rakyat Kalimantan Timur (Kaltim) diperkirakan berdampak pada kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama di Samarinda.
Satlantas Polresta Samarinda menyiapkan skema pengalihan lalu lintas di kawasan Kantor DPRD Kaltim pada pagi hari, serta berlanjut ke sekitar Kantor Gubernur Kaltim pada siang hingga sore hari.
"Karena ada pergerakan massa di dua titik itu, tentu akan berdampak pada arus lalu lintas. Kami sudah siapkan rekayasa untuk meminimalisir kepadatan," kata Kasatlantas Polresta Samarinda, Kompol La Ode Prasetyo, Minggu (19/4/2026).
Melansir Kaltimtoday--jaringan Suara.com, pada pagi hari, arus kendaraan di depan DPRD Kaltim akan dialihkan mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WITA.
La Ode mengungkapkan, pengendara diminta menghindari jalur utama tersebut dan menggunakan rute alternatif yang telah disiapkan petugas.
Setelah itu, fokus pengamanan lalu lintas akan bergeser ke kawasan Kantor Gubernur Kaltim. Rekayasa arus mulai diberlakukan pukul 12.00 WITA, seiring pergerakan massa aksi dari DPRD menuju kantor gubernur.
Menurut La Ode, kondisi di lapangan bersifat dinamis. Penutupan jalan di depan Kantor Gubernur dapat dilakukan sewaktu-waktu jika jumlah massa meningkat dan mengganggu arus kendaraan.
"Jika massa cukup besar dan menutup akses jalan, maka penutupan total akan dilakukan demi keamanan bersama," jelasnya.
Selain itu, kendaraan dari arah pelabuhan maupun pusat kota akan dialihkan ke sejumlah ruas jalan alternatif guna mengurai kepadatan.
Polresta Samarinda akan menempatkan personel di titik-titik rawan untuk mengatur arus lalu lintas.
Polisi mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan waktu perjalanan dan menghindari kawasan aksi guna mengurangi potensi terjebak kemacetan.
"Kami harapkan masyarakat bisa merencanakan perjalanan lebih awal dan mengikuti arahan petugas di lapangan," tegas La Ode.
Polda Kaltim siagakan 1.700 personel gabungan
Sementara Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro, memastikan kesiapan pengamanan menjelang aksi penyampaian aspirasi yang dijadwalkan berlangsung pada 21 April 2026 di Samarinda.
Endar menyebut, sebanyak sekitar 1.700 personel gabungan akan diterjunkan untuk mengamankan jalannya aksi di dua titik utama, yakni Kantor DPRD Kaltim dan Kantor Gubernur Kaltim.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
-
Perang Terbuka! AS Klaim Tembak Kapal Iran di Selat Hormuz
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
Terkini
-
Bambang Widjojanto Duga Demo 21 April di Kaltim Ditunggangi: Seolah Suara Rakyat
-
Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
-
Bukan Urusi Demo, Tim Ahli Gubernur Kaltim Diminta Benahi Kebijakan Rudy Mas'ud
-
Demo Samarinda 21 April Soroti Isu KKN, Polisi Kerahkan 1.700 Personel Gabungan
-
Polemik Mobil Dinas Wali Kota Samarinda: Cacat Kontrak, Pemkot Audit Internal