Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Video Pamer Celana Dalamnya Viral, Mbak Ida Diperiksa Polisi

Yovanda Noni Kamis, 17 September 2020 | 18:03 WIB

Video Pamer Celana Dalamnya Viral, Mbak Ida Diperiksa Polisi
Video Mbak Ida naik motor pakai celana dalam viral di media sosial.

Dianggap meresahkan, Mbak Ida lantas diburu polisi

SuaraKaltim.id - Video seorang perempuan pamer celana dalam diatas motor mendadak viral.

Video berdurasi 19 detik itu, diunggah pertama kali oleh akun @lambe_turah. Tampak seorang perempuan berambut panjang yang memamerkan celana dalam sembari mengendarai motor dengan pelat nomor AA 3889 JA.

Video itu juga diunggah akun Instagram @polsekmagelangselatan dan sudah ditonton puluhan ribu netizen dan mendapat ratusan komentar.

Ayo Mba Ida, diklarifikasi video viralmu biar warganet tidak salah paham dan tidak ada yang mengikuti jejakmu yang mbebayani,' tulis caption @polsekmagelangselatan.

Dianggap meresahkan, polisi kemudian memburu Mbak Ida. Kapolres Magelang Kota AKBP Nugroho Ari Setyawan mengatakan, pihaknya sudah melakukan penyelidikan terkait modus merekam video dan pamer celana dalam.

“Kita sedang melakukan penyelidikan untuk menetapkan apa ini peristiwa pidana atau tidak. Yang kedua, kita juga mencari pelakunya, identitas dan sebagainya. Kemudian kita melakukan klarifikasi kepada pihak-pihak yang diduga mengetahui atau berkaitan dengan peristiwa tersebut,” katanya.

Nugroho menyebut ada dua orang yang dimintai klarifikasi yakni pengendara motor matik berinisial S (32) dan R yang merekam video tersebut.

“Masih proses penyelidikan ya, kita untuk menyebutkan sesorang sebagai pelaku atau tersangka butuh proses ya. karena itu akan berimplikasi kepada pemidanaan, kalau ini adalah suatu peristiwa pidana,” sebutnya.

Namun, ia mengaku jajarannya sudah turun langsung untuk melakukan pemeriksaan terhadap orang-orang yang terkait dengan video viral tersebut.

"Oleh karena itu kami sudah melakukan klarifikasi terhadap pihak-pihak yang berkaitan dengan video tersebut. Untuk identitas belum kita disclose atau mengungkapkannya, karena implikasinya kan ada, kita tunggu prosesnya," ujarnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait