"Saya doakan anda semua mudah-mudahan sepulang dari acara ini, yang sakit sembuh. Sakit jasmani dan rohani sembuh. Tidak ada ditakdirkan anda semua mati kena corona," kata Gus Nur di hadapan jemaah.
"Kalau mau lebih spesifiik, cukup istana saja yang kena corona, jangan sampai ke sini. Corona itu energi jahat, energi negatif," sambungnya.
"Maka biarkan dia mencari yang satu resonansi yang sama-sama jahat dengan corona itu. Nah sumber energi jahat bukan di sini, tapi di Jakarta. Buzzer tempatnya di Jakarta, cebong tempatnya di Jakarta," tuturnya.
Gus Nur sendiri yang saat ini tengah ditahan di Bareskrim Mabes Polri, dilaporkan terinfeksi virus corona.
Baca Juga:Mamah Dedeh Positif Corona Sempat Pimpin Tahlilan, Jamaah Dites Swab
Ia dilarikan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (15/11/2020) malam, untuk mendapatkan perawatan intensif.
Hingga kini, terhitung total ada 7 tahanan Bareskrim Mabes Polri yang positif terinfeksi covid-19, termasuk Gus Nur.
Kabar tersebut dibenarkan oleh Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Argo Yuwono. Selain Gus Nur, Petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia atau KAMI Jumhur Hidayat positif corona. Jumhur pun dilarikan ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
Sementara 5 tahanan lain yang positif corona di antaranya Juliana, Novita Zahara, dan Wahyu Rasasi yang satu kasus dengan Jumhur. Dua lainnya tahanan kasus penipuan Kewa Siba dan Drelia Wangsih
Gus Nur sebelumnya ditangkap oleh penyidik Bareskrim Polri di kediamannya yang berlokasi di Kecamatan Pakis, Malang, Jawa Timur, pada Sabtu (24/10) dini hari. Setelah ditangkap, Gus Nur langsung digelandang ke Bareskrim Polri.
Baca Juga:Positif Corona, Tiga Pegawai KPU Lampung Isolasi Mandiri
Lihat videonya di sini.