Fadli Zon: Bukan dengan China atau AS, Pemerintah Malah Saingi Petamburan

"Alih-alih bersaing dengan China, AS, India atau Rusia, pemerintah pusat Republik Indonesia malah bersaing dengan DKI Jakarta," ucap Fadli.

Fitri Asta Pramesti | Chyntia Sami Bhayangkara
Jum'at, 20 November 2020 | 12:26 WIB
Fadli Zon: Bukan dengan China atau AS, Pemerintah Malah Saingi Petamburan
Fadli Zon. (YouTube/Fadli Zon Official)

SuaraKaltim.id - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon buka suara soal tindakan pemerintah pusat RI terkait kepulangan Rizieq Shihab

Melalui cuitan di akun Twitternya (@fadlizon), anggota DPR RI itu menyiratkan pemerintah malah sibuk bersaing dengan teritorial Petamburan-- kediaman Rizieq Shihab--dibandingkan dengan negara asing seperti China, Amerika Serikat, dan Rusia. 

Fadli awalnya mengomentari cuitan seorang warganet dengan akun @aline_yoana_tan yang menyindir pemerintah pusat bersaing dengan DKI Jakarta.

"Republik Indonesia itu sepatutnya bersaing dengan Rusia, Amerika, Jepang, Korea atau Singapura. Bukan dengan DKI Jakarta," cuitnya seperti dikutip Suara.com, Jumat (20/11/2020).

Baca Juga:Penuhi Panggilan soal Rizieq, Ridwan Kamil Tenteng Map Merah ke Bareskrim

Cuitan tersebut dibalas oleh Fadli Zon. Ia mempertegas cuitan dari warganet tersebut.

"Alih-alih bersaing dengan China, AS, India atau Rusia, pemerintah pusat Republik Indonesia malah bersaing dengan DKI Jakarta," ucap Fadli.

Bahkan, menurut Fadli Zon kini pemerintah pusat mulai lebih spesifik lagi hendak bersaing dengan Petamburan yang notabene merupakan kediaman Rizieq Shihab.

"Kini lebih spesifik lagi bersaing dengan lingkungan teritorial Petamburan," ungkap Fadli.

Fadli Zon sindir pemerintah pusat saingi Petamburan (Twitter/fadlizon)
Fadli Zon sindir pemerintah pusat saingi Petamburan (Twitter/fadlizon)

Imbas Acara Petamburan

Baca Juga:Pilih Istirahat Usai Acara Picu Kerumunan, Habib Rizieq Terpapar Corona?

Acara Maulid Nabi Muhammad Saw dan pesta pernikahan putri Rizieq Shihab yang digelar di Petamburan, Jakarta Pusat pada Sabtu (14/11/2020) menjadi polemik.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini