SuaraKaltim.id - Jelang Piala Menpora 2021, Borneo FC fokus pada kebugaran pemain. Libur panjang kompetisi sepakbola di Indonesia karena pandemi Covid-19, membuat kondisi fisik pemain menurun.
Asisten Pelatih Borneo FC Ahmad Amiruddin, memuji fisik para pemain Timnas Indonesia junior yang sebelumnya mengikuti training center (TC). Yakni Komang Teguh, Arya Gerryan, dan Fajar.
"Ada perbedaan memang (kondisi fisik) untuk pemain yang ikut TC timnas kayak Fajar, Komang maupun Arya. Mereka tetap rutin latihan bersama saat kompetisi diliburkan,” ungkap Amir, dilansir dari laman resmi Borneo FC.
“Namun ada pula pemain di luar timnas yang saya nilai bagus fisiknya. Salah satunya Hendro Siswanto. Hendro kalau latihan fisik selalu unggul dibandingkan rekan-rekannya di luar timnas,” sambung Amir.
Baca Juga:Pemain Timnas U-19 Komang Teguh Bangga Bergabung Borneo FC
Sementara itu, para pemain lainnya, meski masih rutin berlatih secara mandiri, tak bisa dipungkiri ada penurunan kondisi fisik pemain sejak kompetisi diliburkan.
“Kalau kami lihat dari dua hari latihan sebelumnya di minggu lalu, pemain masih kurang dalam sentuhan bola. Ini cukup wajar, karena mereka jarang berlatih dengan bola saat libur kompetisi. Kebanyakan latihan untuk kekuatan otot saja. Makanya program latihan selain fisik, juga mengkombinasikan dengan game kecil untuk mengembalikan feeling ball mereka,” ungkap Amiruddin.
Jika dalam dua kali latihan sebelumnya hanya dijalankan sekali, dua hari terakhir Sultan Samma dkk digenjot dua kali latihan. Yakni pagi dan sore.
Hal ini ujar Amir sebagai bagian dari program meningkatkan fisik pemain. Sebab Amir melihat fisik pemain mengalami penurunan.
"Kalau kekuatan fisik masih jauh dari kata ideal, namun semangat mereka harus kai lihat juga. Meski terlihat capek, tapi masih mau melahap menu fisik," bebernya.
Baca Juga:Pemain Borneo FC Sambut Gembira Piala Menpora 2021
Hal ini yang membedakan saat latihan mandiri dan bersama. Sebab pemain bisa menghentikan latihan saat mandiri. Sementara saat ini mereka harus memaksakan diri untuk menjalankan program pelatih.