alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Karya Ilmiahnya Disentil Muji Diri Sendiri, Megawati: Sudah Kenyang

Riki Chandra Jum'at, 11 Juni 2021 | 17:57 WIB

Karya Ilmiahnya Disentil Muji Diri Sendiri, Megawati: Sudah Kenyang
Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri resmi mendapat gelar Profesor Kehormatan (Guru Besar Tidak Tetap) dari Universitas Pertahanan (Unhan). (Istimewa)

"Sudah wareg, sudah kenyang. Jadi presiden sudah, anak presiden sudah, alhamdulillah."

SuaraKaltim.id - Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri akhirnya menanggapi nyinyiran masyarakat yang menyebut dirinya memuji diri sendiri pada karya ilmiah untuk memperoleh gelar profesor kehormatan (Guru Besar Tidak Tetap) dari Universitas Pertahanan (Unhan) RI.

Menurut Megawati, dirinya sudah kenyang untuk merasa 'besar'. Dia mengatakan bahwa sejak bayi sudah mendapatkan hak istimewa karena sang ayahnya adalah Presiden ke-1 RI, Ir. Soekarno. Kelahiran dirinya pada 1947 silam bahkan diumumkan melalui kementerian yang kini disebut Kominfo.

Hal itu diceritakan Megawati saat menyampaikan orasi ilmiah pengukuhan gelar profesor kehormatan (Guru Besar Tidak Tetap) Ilmu Pertahanan bidang Kepemimpinan Strategik dari Universitas Pertahanan (Unhan) RI yang disiarkan melalui YouTube Unhan Official, Jumat (11/6/2021).

"Ada pengumunan kan dulu kan presiden dibilang paduka yang mulia, dari paduka mulia Doktor Insinyur Soekarno telah lahir bla, bla, bla. Terus saya sudah langsung dijaga kan, (padahal) masih bayi, loh," kata Megawati.

Baca Juga: Kena Nyinyir Muji Diri Sendiri, Megawati: Sudah Wareg!

Mendapatkan hak istimewa sedari lahir, membuat dirinya berbeda dengan anak-anak lainnya. Sampai ketika ia dewasa pun berhasil dalam jalur politik hingga menjadi orang nomor satu di Indonesia.

Sehingga Megawati merasa saat ini sudah tidak perlu lagi untuk menjadi orang 'sok'. Terlebih ketika ia menulis karya ilmiah tentang keberhasilannya saat memimpin Tanah Air dari keterpurukan era Orde Baru.

"Jadi kan kalau dipikir ada yang bilang saya mau muji-muji diri saya, mau sok-sokan lah, sudah opo yo? Sudah wareg, sudah kenyang. Jadi presiden sudah, anak presiden sudah, alhamdulillah."

Karya Ilmiah Megawati Dianggap Norak

Pakar sosiologi bencana Nanyang Technological University (NTU), Singapura, Prof Sulfikar Amir turut mengomentari tulisan ilmiah Megawati yang menjadi obrolan hangat pengguna media sosial lantaran dianggap memuji diri sendiri.

Baca Juga: Didampingi Prabowo, Megawati Soekarnoputri Dikukuhkan Jadi Profesor

Menurut Sulfikar, tidak ada yang salah dalam membuat tulisan soal diri sendiri dalam dunia akademik meskipun harus memahami caranya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait