alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dapur Pangan Berbasis Masyarakat, Opsi Bertahan Hidup di Tengah Pandemi

Denada S Putri Minggu, 01 Agustus 2021 | 06:53 WIB

Dapur Pangan Berbasis Masyarakat, Opsi Bertahan Hidup di Tengah Pandemi
Ilustrasi bantuan pangan [VOA Indonesia]

Lewat dapur ini nantinya bisa mengolah masakan, serta membagikan makanan, untuk membantu masyarakat di sekitarnya.

SuaraKaltim.id - Kasus pandemi Covid-19 di Indonesia masih sangat mengkhawatirkan. Hingga Sabtu, (31/7/2021), tercatat ada 3,37 juta kasus terkonfirmasi.

Kondisi itu tentu memberikan dampak terhadap masyarakat. Salah satunya, data dari Badan Puat Statistik di 2021 menyebutkan, kemiskinan di Indonesia meningkat hingga 2,7 juta jiwa, akibat pandemi yang hingga kini masih terjadi.

 Hal tersebut menyebabkan semakin banyak orang sulit memenuhi kebutuhan dasarnya. Seperti kebutuhan akan pangan sehari-hari.

“Pandemi ini memukul masyarakat terbawah di perkotaan yang terdiri dari pekerja informal yang merupakan kontributor 60% PDB (Product Domestic Bruto) Indonesia," kata Founder Foodbank of Indonesia, M Hendro Utomo dalam keterangannya, Sabtu (31/07/2021) dikutip dari Suara.com.

Baca Juga: Gandeng UMKM Binaan, Pemkot Jogja Beri Bantuan Pangan ke Warga yang Isoman

Oleh karena itu, lanjut Hendro, kebutuhan akan pangan menjadi hal penting bagi warga terdampak Covid-19. Khususnya, bagi warga isolasi mandirin (Isoman) prasejahtera yang daya belinya sangat terbatas.

"Kami bersama Zipmex Indonesia menghidupkan Dapur Pangan berbasis Masyarakat dan memberikan 2600 paket makanan siap santap bagi masyarakat terdampak pandemi khususnya warga prasejahtera yang sedang isoman di wilayah Jakarta dan sekitarnya," terangnya.

Ia melanjutkan, pihaknya juga mendirikan 10 Dapur Pangan FOI (DPF) yang tersebar di lima wilayah di DKI Jakarta.

Lewat dapur ini, nantinya bisa mengolah masakan serta membagikan makanan, untuk membantu masyarakat di sekitarnya, mendapatkan bantuan beragam peralatan memasak dalam program

"Jadi bantuan ini menolong mereka yang sakit untuk bangkit melalui dapur-dapur pangan maupun katering rumahan mitra kami," ujar Hendro.

Baca Juga: Pemda Perbaharui Jutaan Data, Kemensos Lanjutkan Bantuan Pangan Non Tunai

Melalui bantuan ini, diharapkan akses pangan masyarakat menjadi lebih merata dan mampu bertahan ditengah kondisi pandemi yang sudah berlangsung selama hampir 2 tahun ini.

Baca Juga

Berita Terkait