Salut! Dengar Keluhan Warga Isoman, Lurah Sangasanga Inisiatif Dirikan Dapur Umum

Masyarakat yang isoman mengeluh susahnya memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Denada S Putri
Sabtu, 24 Juli 2021 | 10:07 WIB
Salut! Dengar Keluhan Warga Isoman, Lurah Sangasanga Inisiatif Dirikan Dapur Umum
Dapur Umum Sangasanga Dalam. [kaltimtoday]

SuaraKaltim.id - Warga yang terpapar Covid-19 dan menjalani isolasi mandiri (isoman), mengaku cukup susah memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dikarenakan aktivitas terbatas saat isoman, sehingga berdampak pada perekonomian.

Contoh kasus ini ada di Kelurahan Sangasanga Dalam, Kecamatan Sangasanga, Kukar. Jumlah warga yang menjalani isoman mencapai 200 orang. Jumlah itu terus meyusut, sesuai dengan upaya Pemkab Kukar mengatasi Covid-19.

Keluhan pasien isoman itu didengar. oleh sang lurah. Bersama masyarakat, si lurah kompak mendirikan dapur umum. Berlokasi di RT 18 Kelurahan Sangasanga Dalam, bangunan bekas kantor camat yang kini menjadi posko pemadam kebakaran, disulap sedemikan rupa.

Nama lurah itu ialah Mulyadi. Diakui Mulyadi, ia sering menerima laporan warganya yang isoman, kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga:Salut! Warga Gadang Malang Dirikan Dapur Umum Mandiri Buat Warga Isoman

“Dari kondisi itu, saya berkoordinasi (bersama) sejumlah pihak, agar bersama-sama mendirikan dapur umum khusus pasien isoman,” tutur Mulyadi, Sabtu (24/07/2021) yang dkutip dari kaltimtoday-Jaringan Suara.com.

Mulyadi menambahkan, awal pendirian murni inisiatif masyarakat, yang secara sukarela memberikan sumbangan sesuai kemampuan. Modal keseluruhan hanya Rp 1 juta.

Peralatan memasak, diterangkan Mulyadi meminjam dari posko pemadam kebakaran Sangasanga Dalam. Agar cepat terealisasi dan diketahui masyarakat banyak, spanduk dapur umum isoman dipasang dini hari.

Kendati begitu, pihaknya tak memikirkan adanya bantuan besar yang datang dari sejumlah pihak. Karena hal pertama yang dipikirkan harus ada dulu dapurnya, kemudian memenuhi kekurangan secara perlahan-lahan.

“Sekarang banyak masyarakat mulai berdatangan memberikan sumbangan dengan jenis makanan sesuai anjuran medis di puskesmas. Bahkan para pedagang sayur dan lauk sering berikan diskon sebagai bentuk kontribusi mereka,” jelasnya.

Baca Juga:Dapat Donasi dari Dian Sastrowardoyo, Ini Kata Inisiator Dapur Umum Buruh Gendong Jogja

Tak sekedar memberikan sumbangan, masyarakat turut menyumbangkan tenaganya untuk masak makanan yang diperlukan.

Untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan, dibuatkan jadwal sedemikian rupa, serta melibatkan unsur dari pramuka, karang taruna, LPM, dan RT.

Mulyadi menuturkan, manfaat adanya dapur umum tak hanya dirasakan warga Sangasanga Dalam. Melainkan para pasien isoman dari kelurahan lain juga. Apalagi bantuan pihak swasta mulai berdatangan.

“Keinginan masyarakat saling membantu sangat tinggi, bahkan mereka selalu menanyakan apa lagi yang diperlukan. Gotong royong seperti ini sangat bermanfaat sekali membantu sesama,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini