Pernah Usul Jabatan Presiden Jokowi Tambah 2 Tahun, Joman Kini Berubah; Sudah Tak Relevan

Relawan Jokowi Mania (Joman) sebelumnya pernah mengusulkan perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo untuk diperpanjang dua hingga tiga tahun.

Chandra Iswinarno | Bagaskara Isdiansyah
Selasa, 07 September 2021 | 16:19 WIB
Pernah Usul Jabatan Presiden Jokowi Tambah 2 Tahun, Joman Kini Berubah; Sudah Tak Relevan
Ketua Relawan Jokowi Mania (Joman) Immanuel Ebenezer. (Suara.com/Yosea Arga)

SuaraKaltim.id - Relawan  Jokowi Mania (Joman) sebelumnya pernah mengusulkan perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo untuk diperpanjang dua hingga tiga tahun. Namun, belakangan mereka berubah pikiran.

Bahkan, mereka menyatakan akan mengikuti arahan Jokowi. Belakangan diketahui, Jokowi menyatakan tidak mendukung usulan tersebut. 

"Iya sudah tidak relevan. Orang presiden sudah tidak mau, mau ngapain. Kalau kita kan pendukung loyalisnya," kata Immanuel saat dihubungi Suara.com, Selasa (7/9/2021).

Pernyataan tersebut mengikuti pandangan politik Mantan Wali Kota Solo tersebut yang mengungkapkan amendemen UUD 1945 tertutup hingga tahun 2024.

Baca Juga:Jokowi Tolak Wacana Presiden Tiga Periode, Bagaimana Sikap Pendukungnya?

Dalam pandangan tersebut, Jokowi menyiratkan kemungkinan untuk mengubah masa jabatan presiden sudah tertutup.

"Sudah tertutup sampai 2024 tidak ada amandemen tidak ada bicara tiga periode tidak bicara tentang perpanjangan masa jabatan. Jadi menurut saya sudah tidak relevan lagi karena kita pendukung Jokowi tegak lurus terhadap presiden," tuturnya.

Namun, saat ditanyakan alasan perubahan sikap terkait perpanjangan masa jabatan presiden, dia mengatakan sebagai pendukung akan mengikuti arahan Jokowi.

"Bukan merubah tidak merubah karena kita pendukung jokowi kita tegak lurus terhadap perintah. Sikap presiden adalah perintah buat kita," jawabnya.

Untuk diketahui, sebelum berubah sikap. Ketua Joman, Immanuel Ebenezer mengusulkan durasi masa jabatan Presiden Joko Widodo diperpanjang 2 sampai 3 tahun.

Baca Juga:Sempat Koar-koar Minta Jabatan Presiden Ditambah, Joman Cabut Omongan: Pak Jokowi Gak Mau

Alasannya karena situasi Pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini.

"Ya 2 sampai 3 tahun atau tapi intinya berkaitan dengan bencana (pandemi covid) ini. Ini yang ditambah durasi saja bedakan antara tiga periode dengan durasi itu beda sekali," kata Immanuel saat dihubungi Suara.com, Jumat (3/9/2021).

Immanuel mengatakan, situasi pandemi kekinian tak menentu dan belum diketahui kapan akan berakhir. Penyelenggaraan Pemilu 2024 menurutnya hanya menghambur-hamburkan anggaran jika dilaksanakan di tengah pandemi.

Ia menyarankan, agar anggaran penyelenggaraan Pemilu 2024 dialokasi untuk stimulus pemulihan ekonomi.

"Nah itu lah pertimbangannya kenapa saya coba mengeluarkan gagasan soal penambahan durasi pemerintahan Jokowi. Durasi ya," ungkapnya.

Sementara itu, terkait aturan yang ada, Immanuel menyerahkan hal tersebut kepada Parlemen. Termasuk bila akan dilakukan amandemen UUD 1945 terkait dengan masa jabatan presiden.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini