Penanganan Banjir, Lajur Lambat di Simpang 4 Lembuswana Samarinda Mau di Bongkar

Projek pembongkaran lajur lambat di Simpang 4 Lembuswana menelan biaya hingga Rp 8 miliar

Denada S Putri
Senin, 13 September 2021 | 19:07 WIB
Penanganan Banjir, Lajur Lambat di Simpang 4 Lembuswana Samarinda Mau di Bongkar
Tangkapan layar video. [CCTV Online/samarindakota.go.id]

SuaraKaltim.id - Lajur lambat yang ada di kawasan Simpang 4 Lembuswana rencananya akan dibongkar. Hal itu disampaikan Wali Kota Andi Harun. Ia menyebut, rencana itu berkaitan dengan upaya penanganan banjir di Samarinda yang dilakukan oleh pemkot.

"Salurannya nanti akan terkoneksi langsung dengan Sungai Karang Mumus di Jalan Ruhui Rahayu," katanya, disadur dari Presisi.co--Jaringan Suara.com, Senin (13/9/2021).

Sebagaimana diketahui, tiap Ibu Kota Kaltim ini diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi. Kawasan yang berada di pusat Kota Tepian ini memang tak luput dari genangan banjir.

Walau demikian, orang nomor satu di Samarinda itu mengklaim, jika genangan air di kawasan tersebut, bertahan paling lama, sekira 20 hingga 40 menit.

Baca Juga:Kisah Rosdiah 18 Tahun Tinggal di Jalan Padat Karya, Baru Ini Merasakan Banjir di Rumahnya

Salah satu titik banjir di Samarinda, Jalan Lembuswana. [Dokumen ITS-TRC Kota Samarinda]
Salah satu titik banjir di Samarinda, Jalan Lembuswana. [Dokumen ITS-TRC Kota Samarinda]

Terkait merealisasikan rencananya itu, Pemkot Samarinda membutuhkan anggaran senilai Rp 8 Miliar. 

"4 miliar pertama melalui APBD Murni 2021. Nanti akan dilanjutkan lagi dengan anggaran Rp 4 miliar di perubahan APBD 2021," sebutnya. 

Banjir yang begitu akrab dengan kehidupan warga Kota Tepian memang butuh penanggulangan yang serius dari pemerintah. Mulai dari pengerukan drainase mampet di puluhan titik banjir, penertiban bangunan yang berdiri di atas daerah aliran sungai (DAS). Hingga rencana pembangunan polder dan pintu air. 

"Banjir yang terjadi (penanggulangannya) memang tidak sama seperti parkir liar. Merusak alam itu sangat cepat. Tapi, rekonstruksi alam pasca itu butuh waktu yang lama," pungkasnya mengakhiri.

Baca Juga:Tasikmalaya Selatan Dilanda Banjir dan Longsor Usai Tiga Hari Diguyur Hujan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak