Waduh! Kabar Vaksinasi Berbayar di Balikpapan Masuk Radar Polda Kaltim

Selain akan berkoordinasi dengan dinas kesehatan, Polda Kaltim juga akan berkomunikasi dengan Kabiddokes.

Denada S Putri
Rabu, 15 September 2021 | 11:48 WIB
Waduh! Kabar Vaksinasi Berbayar di Balikpapan Masuk Radar Polda Kaltim
Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yusuf Sutejo memastikan bakal menindak tegas pelaku jual beli vaksin. [Suara.com/Setiawan]

SuaraKaltim.id - Kabar adanya transaksi jual beli vaksin di Balikpapan mendapat atensi dari Polda Kaltim.

Sebagai informasi, pagi ini Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan  mengungkap adanya laporan oknum yang memperjualbelikan vaksin seharga Rp 315 ribu.

Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan, pihaknya memang belum mendapat laporan soal adanya praktek jual beli vaksin di Kota Beriman.

"Laporan belum masuk ke kami, tapi nanti kita akan coba komunikasi dengan dinas kesehatan ya. Kalau sudah ada nanti baru kita akan lakukan penyelidikan," katanya, Rabu (15/9/2021).

Baca Juga:Presiden Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Medan, Bobby Nasution: Saya Belum Tahu

Selain akan berkoordinasi dengan dinas kesehatan, ia juga akan berkomunikasi dengan Kabiddokes Polda Kaltim.

Ia sendiri mengaku menyayangkan jika memang ada oknum yang memperjualbelikan vaksin. Sebab, pemerintah sudah menjamin bahwa vaksin di tak dipungut biaya alias gratis.

"Kan negara sudah menjamin bahwa vaksin ini gratis bagi semua masyarakat. Tentu kejadian ini sangat miris," ungkapnya.

Di sisi lain, ia memastikan bakal ada tindakan tegas dari kepolisian, jika benar ada oknum yang memanfaatkan situasi pandemi untuk meraih keuntungan pribadi.

"Pasti akan kami tindak tegas, karena ini menyangkut kemanusiaan ya," tandasnya.

Baca Juga:Dinkes Kota Bekasi Buka Gerai Vaksin Covid-19 di Pusat Perbelanjaan, Ini Daftarnya

Vaksinasi untuk pelajar berlangsung di SMK 2 Balikpapan. {Suara.com/Setiawan]
Vaksinasi untuk pelajar berlangsung di SMK 2 Balikpapan. {Suara.com/Setiawan]

Transaksi jual beli vaksin di Kota Minyak

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini