Solar Langka di Samarinda, Diduga Akibat Tersuplai ke Tambang Ilegal

Akibatnya, antrian panjang truk di beberapa SPBU mengular panjang, hingga menyebabkan orang meninggal.

Denada S Putri
Selasa, 19 Oktober 2021 | 18:28 WIB
Solar Langka di Samarinda, Diduga Akibat Tersuplai ke Tambang Ilegal
Antrian truk di SPBU Samarinda akibat kelangkaan solar. [kaltimtoday.co]

SuaraKaltim.id - Belakangan ini, marak terlihat truk mengantri di SPBU untuk mengisi bahan bakar solar. Peristiwa ini tidak hanya terjadi di luar kota, tapi juga dalam perkotaan.

Antrian truk itu tak hanya menyebabkan kemacetan, tapi juga sampai merenggut korban jiwa dua pengendara motor. Hal ini pun ditanggapi oleh anggota Komisi III DPRD Samarinda, Anhar yang mencurigai SPBU telah bersekongkol dengan pihak perusahaan tambang.

Iaa menilai, antrian truk yang sedang memburu BBM jenis solar itu akhir-akhir ini sangat mencurigakan. Ia menduga, kelangkaan solar disebabkan oleh SPBU yang telah menyuplai ke tambang ilegal. Bahkan, truk-truk yang antri itu juga bekerja sama dengan tambang ilegal.

“Antrian BBM jenis solar memiliki kaitan erat dengan tingginya harga batu bara. Sehingga produksinya pun semakin besar-besaran. Pasti butuh BBM juga,” ungkapnya, dilansir dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Selasa (19/10/2021).

Baca Juga:Borneo FC Kalah 0-3 Lawan Persikabo, Mental dan Taktik Jadi Perhatian Risto Vidakovic

Lebih lanjut, jika harga batu bara anjlok , tidak mungkin mengantri solar, dan tidak mungkin pula stok solar mulai langka. Hal ini membuat politisi PDI-P itu merasa geram. Pasalnya sangat mengganggu aktivitas masyarakat, terutama yang sedang melakukan aktivitas di perkotaan.

Menurut pengalamannya, kondisi ini jarang terjadi sehingga dia merasa ada kejanggalan. Antrian truk untuk mengisi BBM jenis solar itu mengalami peningkatan di SPBU.

“Kasihan orang yang ingin kerja terhambat lagi karena tidak ada solar,” ujarnya.

Ia pun meminta kepada Pemprov Kaltim dan Pemkot Samarinda untuk segera mengevaluasi kinerja Pertamina yang diduga menjual BBM-nya secara ilegal.

“Kinerja Pertamina harus dievaluasi, jangan sampai ada penjualan BBM ilegal,” lugasnya.

Baca Juga:Anggaran Perbaikan Lampu Lalu Lintas di Samarinda Belum Pasti, Padahal Banyak yang Mati

Ia juga mengatakan jika masih ada tambang ilegal yang beroperasi, maka permasalahan tersebut akan terus timbul. Oleh karena itu, ia mengimbau kepada Pemkot Samarinda agar secepatnya bertindak.

“Pokoknya kalau masih ada tambang-tambang ilegal beroperasi, pasti stok BBM juga berpengaruh,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini