alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Jukir Liar Meresahkan, Dishub Balikpapan Main Kucing-kucingan

Denada S Putri Rabu, 27 Oktober 2021 | 17:10 WIB

Jukir Liar Meresahkan, Dishub Balikpapan Main Kucing-kucingan
Dishub Balikpapan saat medata jukir liar. [Inibalikpapan.com]

Dishub Balikpapan mengaku akan merangkul dan membina para jukir liar di Kota Pelabuhan.

SuaraKaltim.id - Masih maraknya keberadaan juru parkir (jukir) di Kota Balikpapan menjadi atensi khusus bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) yang rutin melakukan penertiban. Apalagi hal ini mendukung Balikpapan menjadi kota yang nyaman dihuni dan tertib lalu lintas.

Kepala Dishub Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana mengakui, pihaknya secara rutin sudah melakukan patroli agar Kota Balikpapan terbebas dari jukir liar ini. Bahkan, dalam sebulan ini hampir 10 kali melakukan razia jukir liar. 

“Tidak bisa kalau hanya Dishub yang mengatasi. Maunya semuanya bergerak. Sebenarnya untuk penertiban jukir liar ini kami sudah membentuk tim gabungan bersama TNI/ Polri dan satpol PP,” ujarnya, disadur dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Rabu (27/10/2021).

Operasi yang dilakukan oleh tim gabungan tersebut dalam sebulan dilaksanakan sampai 10 kali. Sasarannya adalah para jukir liar yang berada di jalan-jalan yang statusnya jalanan kota, seperti Ahmad Yani dan Letjen Soeprapto. 

Baca Juga: Disdikbud Balikpapan Klaim Vaksinasi Pelajar Sudah Capai 100 Persen

“Sejauh ini kami sudah menyisir seluruh kawasan yang berpotensi ada jukir liar. Tapi masalahnya, tidak bisa jika hanya sekali datang,” terangnya.

Dalam mengatasi jukir liar tak jarang Dishub harus kucing-kucingan. itulah mengapa pihaknya meminta peran serta semua pihak termasuk kelurahan dan kecamatan. Dalam operasi ini, ia beralasan, Dishub tak bisa memonitor selama 24 jam nonstop.

“Makanya kami mohon bantuan semua pihak, ada kerja sama baik dari kelurahan dan kecamatan. Dari mereka mendata titik-titik parkir liar. Kemudian daftar tersebut dikoordinasikan dengan kami di Dishub,” harapnya.

Ia juga mengeluhkan para jukir liar yang selalu berganti shift dalam sehari. “Masalahnya lagi mereka seperti minum obat, sehari tiga kali ganti shift. Bisa jadi saat razia pagi sudah ditertibkan, lalu yang siang beda orang lagi,” ujarnya.

Diakuinya hal tersebut menjadi kesulitan Dishub. Kendati begitu Dishub selalu mengupayakan untuk melakukan pembinaan terhadap para jukir. Dirinya menyebut, saat ini jukir yang sudah masuk binaan sebanyak 60 persen dari keseluruhan.

Baca Juga: Balikpapan Jadi Tuan Rumah Babak Penyisihan Grup D Liga 2 Putaran Kedua

“Sebenarnya peningkatan tidak bisa secara langsung, harus lihat di lapangan apakah mereka sudah termasuk dari binaan atau bukan. Jukir binaan ini juga ada identitasnya, seperti berupa rompi dan tanda pengenal,” tuturnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait