facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

BEM KM Unmul Sebut Maruf Amin Patung Istana: Ini Bentuk Kritik Kami

Denada S Putri Selasa, 02 November 2021 | 19:25 WIB

BEM KM Unmul Sebut Maruf Amin Patung Istana: Ini Bentuk Kritik Kami
Tangkapan layar unggahan BEM KM Unmul sebut Ma'ruf Amin 'Patung Istana'. [Instagram/@bemkmunmul]

Kami tidak menyinggung gelar beliau sebagai Ulama atau Kyai.

SuaraKaltim.id - Postingan Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa  Universitas Mulawarman (BEM KM Unmul) yang mengatakan Wakil Presiden (Wapres) RI Ma'ruf Amin sebagai 'patung istana' sempat viral di media sosial.

Diketahui, postingan yang diunggah dalam bentuk grafis di akun official instagram BEM KM Unmul yaitu @bemkmunmul menjadi bulan-bulanan warganet.

Menanggapi permasalahan tersebut, Menteri Sosial Politik (Mensospol) BEM KM Unmul, Joji Kuswanto menuturkan bahwa itu merupakan bentuk kritik terhadap kinerja Wapres RI. Dirinya menilai, selama 2 tahun kinerja Presiden RI Jokowi Widodo (Jokowi) dan Ma’aruf Amin belum terlihat.

“Ini bentuk kritik kami terhadap kinerja beliau (Ma’aruf Amin) selama beliau memimpin Indonesia 2 tahun bersama Presiden Jokowi, belum ada hasil kinerja mereka yang terlihat,” ungkap Joji saat dihubungi melalui sambungan seluler, Selasa (2/11/2021).

Baca Juga: Ogah Kepanasan Nunggu Kereta Lewat, Kocak Pengendara Tinggalkan Motornya Depan Palang

"Dan disini kami tidak menyinggung gelar beliau sebagai Ulama atau Kyai, namun status beliau yang menjadi wakil Presiden," sambungnya.

Ia juga menambahkan ini merupakan lanjutan gerakan BEMSI yang mengkritik pemerintahan Jokowi dan Ma’aruf Amin, pasalnya pihak BEMSI sudah pernah mendatangi istana Merdeka untuk menyuarakan 12 tuntutan.

“Tuntutan pertama itu adalah tindak tegas tambang illegal di Kaltim, dan yang kedua adalah tegur Gubernur Kaltim, Isran Noor agar tidak main-main dalam mengemban tugas sebagai Gubernur. Itu tuntutan yang paling kami utama,” jelasnya.

Kendati itu, Aliansi BEM Samarinda berharap agar mahasiswa tidak dihalangi dalam menyampaikan aspirasi. Tujuannya, agar Indonesia perlahan-lahan berubah menjadi baik.

“Tujuan kit aini bukan untuk membuat kegaduhan untuk menyakit siapapun, tapi kita ingin Indonesia bisa menjadi lebih baik lagi,” pungkasnya.

Baca Juga: Propam Polda Metro Jaya Periksa Oknum Polantas Viral Minta Sekarung Bawang

Kontributor: Apriskian Tauda Parulian

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait