facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Terduga Pelaku Kasus Penikaman di Bontang Kuala Ditangkap: Identitas Belum Bisa Disebar

Denada S Putri Jum'at, 03 Desember 2021 | 13:37 WIB

Terduga Pelaku Kasus Penikaman di Bontang Kuala Ditangkap: Identitas Belum Bisa Disebar
Kasi Humas Polres Bontang AKP Suyono. [KlikKaltim.com]

SS yang merupakan suami dan ayah dari korban pengeroyokan, harus meregang nyawa akibat 4 luka tusuk penikaman.

SuaraKaltim.id - Polisi sudah menangkap 3 orang terduga pelaku pengeroyokan yang berujung penikaman pada pasangan suami istri (Pasutri) warga Bontang Kuala, Kamis (2/12/2021) petang. Ketiga pelaku kini diamankan di Mako Polres Bontang untuk pengembangan kasus yang menyebabkan seorang warga meninggal dunia. 

Humas Polres Bontang AKP Suyono mengatakan, tiga orang tersebut tengah diperiksa dan dimintai keterangan apakah mereka terlibat atau tidak. 

"Dari keterangan para saksi yang berada di TKP dan rekaman CCTV kami belum tetapkan orang tersebut sebagai tersangka," katanya melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Jumat (3/12/2021). 

Ia menuturkan, ketiga pria tersebut diamankan selang 4 jam usai kejadian. Namun, hingga saat ini polisi enggan menyebutkan identitas mereka. 

Baca Juga: 'Uang Jajan' Cuma Diberi Rp 639 Juta, Partai Politik di Bontang Mengeluh

Ia melanjutkan, pengembangan kasus ini masih berlanjut. Berbekal keterangan ketiga pria yang diamankan, polisi masih memburu pelaku lainnya. 

"Tunggu saja dulu hasil pemeriksaannya. Yang jelas 3 orang sudah diamankan. Identitas belum bisa disebar yah," katanya. 

Seorang korban penikaman di Jalan Kapten Pierre Tendean, Kelurahan Bontang Kuala dinyatakan meninggal dunia, Kamis (2/12/2021) petang. 

Korban berinisial SS meninggal dengan 4 luka tusukan di tubuhnya. Pria yang berniat menolong putranya dari amukan sekelompok orang itu merenggang nyawa. 

Humas Rumah Sakit Amalia, Rima Mentari mengatakan, petugas medis menangani 2 pasien dengan luka tusukan. Dia menguraikan, dua pasien itu, sepasang suami istri. Sang suami mendapat luka tusuk di bagian dada sebelah kanan.  

Baca Juga: Ada 128 Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan Terjadi di Bontang Hingga November Ini

"Sempat dilakukan penindakan mas, sepuluh menit berselang mendiang SL dinyatakan meninggal, karena luka di dada sebelah kanannya," ucapnya. 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait