facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Jalan Rusak Bontang Lestari Diperbaiki, Tapi Februari 2022 dengan Nilai Rp 4 Miliar

Denada S Putri Kamis, 09 Desember 2021 | 17:27 WIB

Jalan Rusak Bontang Lestari Diperbaiki, Tapi Februari 2022 dengan Nilai Rp 4 Miliar
Kondisi setelah perbaikan di Jalan M Roem Bontang Lestari. [KlikKaltim.com]

"Untuk dua proyek perbaikan jalan sudah selesai."

SuaraKaltim.id - Perbaikan jalan di Bontang Lestari dilakukan secara bertahap. Saat ini Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Bontang, telah melakukan perbaikan di dua ruas jalan tersebut.

Katanya anggaran yang dialokasikan tidak besar. Titik perbaikan difokuskan pada kondisi jalan yang rusak parah.

Untuk diketahui, PUPR menggelontorkan pembiayaan perbaikan senilai Rp 400 juta untuk Jalan M Roem dan Jalan Urip Sumoharjo. Anggaran tersebut diketahui menggunakan APBD Perubahan 2021 Kota Taman.

Perbaikan dilakukan di satu titik Jalan M Roem, tepatnya dekat pusat pemerintahan dan dua titik di Jalan Urip Sumoharjo. Perbaikan di ruas jalan sebelah kiri dengan panjang 7 meter.

Baca Juga: Dari Hobi Jadi Ladang Cuan, Pemuda Asal Bontang Pasarkan Ikan Cupang Hingga Jutaan

"Untuk dua proyek perbaikan jalan sudah selesai. Memang setiap Jalan hanya bisa diperbaiki satu titik dengan intensitas kerusakan yang berat," kata Kabid Bina Marga PUPR Kota Bontang, Anwar Nurddin melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Kamis (9/12/2021).

Sedangkan khusus perbaikan Jalan Soekarno-Hatta dirinya mengaku akan mulai diperbaiki pada 2022 mendatang. Perbaikan tersebut mendapat dukungan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2022 senilai Rp 4 miliar.

Ia mengatakan, rencananya proses percepatan lelang akan dilakukan pada bulan Desember. Menunggu Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dari Kementerian selama dua minggu. Lalu, untuk pengerjaan dapat diprediksi akan berlangsung pada bulan Februari 2022.

"Hal itu berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Bontang dengan dasar instruksi Presiden. Akan ada percepatan lelang di bulan Desember. Tanpa menunggu pengesahan DPA," sambungnya.

Nantinya, diketahui akan memprioritaskan lokasi perbaikan pada kerusakan berat hingga sedang. Khususnya jalur sebelah kiri depan TPA yang kondisinya sudah sangat parah. Jenis pengerjaan akan menggunakan beton.

Baca Juga: Transaksi Jual-Beli Sabu Via Facebook, AB Mulus Ambil Barang Tersebut dengan Jalur Darat

"Kalau ada sisa maka kita pergunakan memperbaiki jalan yang aspalnya sudah keropos dengan melakukan overlay agar tidak merusak dasar jalan," ucapnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait