facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Geledah Lapas Narkotika Samarinda, Petugas Temukan Sajam Sampai Ponsel

Eviera Paramita Sandi Sabtu, 18 Desember 2021 | 21:14 WIB

Geledah Lapas Narkotika Samarinda, Petugas Temukan Sajam Sampai Ponsel
Petugas Lapas Narkotika Samarinda saat menyisir blok hunian warga binaan. [Foto : Istimewa]

Kepala Lapas Narkotika Samarinda, Hidayat mengaku kegiatan penggeledahan tersebut rutin dilaksanakan dengan waktu yang tidak ditentukan.

SuaraKaltim.id - Jajaran anggota Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Natkotika Kelas IIA Samarinda menggelar razia di blok hunian warga binaan, Sabtu (18/12/2021). Hal ini dilakuka menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022.

Razia di dalam Lapas Narkotika ini dipimpin oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP), Johan serta didampingi pula oleh Kasi Kamtib, Tamrin dan 17 Satuan Ops Patnal Lapas.

Tujuan dari penggeledahan blok hunian warga binaan itu, bertujuan guna menjaga keamanan dan ketertiban, mengingat perayaan nataru 2022 segera berlangsung.

Kepala Lapas Narkotika Samarinda, Hidayat mengaku kegiatan penggeledahan tersebut rutin dilaksanakan dengan waktu yang tidak ditentukan. Tujuannya agar Napi yang masih mengkonsumsi narkoba atau membawa barang terlarang lainnya di dalam Lapas bisa ditertibkan.

"Ini salah satu upaya dalam hal mendeteksi gangguan keamanan dan ketertiban, terutama menjelang Natal dan tahun baru di UPT Pemasyarakatan," ucapnya seperti diberitakan presisi.co – Jaringan suara.com.

Dari hasil penggeledahan tersebut, petugas berhasil menemukan sejumlah barang larangan berupa senjata tajam (Sajam) jenis cutter, terminal listrik sebanyak tiga buah hingga handphone.

Kemudian, Hidayat mengatakan bahwa terhadap warga binaan yang terkena razia akan diasingkan ke dalam sel pasal bumi selama 12 hari dan mendapatkan register F atau catatan pelanggaran sesuai peraturan yang berlaku.

"Semua barang temuan ini kami data terlebih dahulu dan selanjutnya dimusnahkan. Ini untuk mencegah adanya barang terlarang di dalam Lapas," pungkasnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar

Berita Terkait