alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Proyek Normalisasi Sungai di 2 Kelurahan Bontang Senilai Rp 1,5 Miliar, Tak Ditender, Dikerjakan Warga Setempat

Denada S Putri Rabu, 12 Januari 2022 | 20:37 WIB

Proyek Normalisasi Sungai di 2 Kelurahan Bontang Senilai Rp 1,5 Miliar, Tak Ditender, Dikerjakan Warga Setempat
Kondisi badan sungai di Api-Api saat debit air meningkat di musim penghujan. [KlikKaltim.com]

Kedua lokasi itu dinilai paling prioritas.

SuaraKaltim.id - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bontang berencana melaksanakan proyek normalisasi sungai di dua kelurahan Februari nanti. Pengerukan ini akan dikerjakan dengan skema swakelola yang melibatkan masyarakat setempat.

Untuk memuluskan program tersebut Pemkot Bontang menganggarkan dana Rp 1,5 miliar. Artinya, dari perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan berada dalam tanggung jawab PUPRK.  

Pegawai Fungsional Teknik Pengairan Dinas PUPR Kota Bontang, Bambang Permadi mengatakan, hingga akhir Januari ini akan merampungkan administrasi soal penghitungan untuk pelaksanaan program swakelola normalisasi sungai. Dalam program swakelola, nantinya keterlibatan masyarakat untuk bekerja juga menjadi penting. 

"Kita akan rinci kan berapa anggaran untuk pembiayaan pekerja, menyewa alat berat, dan bahan bakar pengerjaan," katanya menyadur dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Rabu (12/1/2022). 

Baca Juga: Sebanyak 42 PAUD dan TK di Bontang Diizinkan PTM Tiap Hari, Tapi dengan Syarat

Ia menjelaskan, hingga kini, juga masih dibahas perihal teknis pelaksanaan pengerukan sungai. Misalnya, soal kedalaman sungai, penentuan titik pembuangan hasil kerukan, dan rincian pembiayaan. 

Ia melanjutkan, total panjang sungai di Bontang berdasarkan data spasial ialah 13,6 kilo meter. Dengan begitu, diupayakan pada tahap awal program normalisasi akan menyasar sungai yang berada di Kelurahan Api-api dan Kelurahan Gunung Elai. 

Kedua lokasi itu dinilai paling prioritas, lantaran saat terjadi hujan dengan intensitas deras selalu menyebabkan banjir

"Iyah, kita coba sasar wilayah yang dinilai penting. Dua daerah itu akan menjadi prioritas," tandasnya.

Baca Juga: Geger, Ular Piton 4 Meter Ditangkap dari Kandang Ayam Warga Bontang Lestari

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait