facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kasus Covid-19 Bertambah Lagi di Bontang, Dipicu Klaster Pekerja dari Luar Daerah

Denada S Putri Kamis, 20 Januari 2022 | 18:02 WIB

Kasus Covid-19 Bertambah Lagi di Bontang, Dipicu Klaster Pekerja dari Luar Daerah
Wakil Ketua Satgas Covid-19 Bontang, Letkol Arh Choirul Huda. [KlikKaltim.com]

"Ini menjadi evaluasi kita, bukan hanya pekerja tetapi seluruh warga..."

SuaraKaltim.id - Jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Bontang terus bertambah. Satuan tugas (Satgas) Covid-19 menyebutkan salah satu pemicu kasus bertambah berasal dari klaster pekerja dari luar daerah. 

"Setelah kita petakkan memang sumbernya dari karyawan yang keluar kota," ujar Wakil Ketua Satgas Covid-19 Bontang, Letkol Arh Choirul Huda, menyadur dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Kamis (20/1/2022).

Temuan kasus pertama kali diidentifikasi dari pekerja yang baru saja keluar daerah. Karyawan tersebut sudah menjalani karantina tanpa gejala. 

Tetapi, berselang beberapa hari kemudian pekerja tadi mendadak sakit dengan gejala Corona. Setelah tes usap Polymerase Chain Reaction (PCR) hasilnya positif.

Baca Juga: Kematian Anak Akibat Omicron di Sejumlah Negara Naik, Wapres Maruf Pastikan PTM Berjalan

"Ini menjadi evaluasi kita, bukan hanya pekerja tetapi seluruh warga Bontang baru bepergian dari luar kota," jelasnya.

Dari kasus itu, ia mengajak pekerja maupun masyarakat tertib untuk melakukan karantina dan swab PCR.

"Akhirnya di tracing, ketemulah satu dua dan seterusnya jadi melebar. Termasuk anak sekolah diliburkan lagi, akhirnya di evaluasi lagi," bebernya.

Lebih lanjut, Satgas bersama kelurahan kembali melokalisasi yang diketahui ada masyarakatnya terkonfirmasi Covid-19 terutama Kelurahan Gunung Elai.

Bahkan telah dilakukan tempat isolasi bagi yang terkonfirmasi positif Covid-19 tanpa gejala dengan penjagaan ketat.

Baca Juga: Pakar Kesehatan AS Menyarankan FDA untuk Membolehkan Anak Balita Dapat Vaksin Covid-19 Pfizer

"Saya minta ekstra tempat penyiapan seandainya penambahan yang tidak bergejala," tandasnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait