facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Banjir Terparah di Kota Bontang, 15 RT Terendam Selama 18 Jam, Wali Kotanya 'Pelesiran' ke Jatim

Denada S Putri Rabu, 26 Januari 2022 | 15:46 WIB

Banjir Terparah di Kota Bontang, 15 RT Terendam Selama 18 Jam, Wali Kotanya 'Pelesiran' ke Jatim
Kondisi banjir di RT 07 Perumahan Bontang Permai Kelurahan Api-api. [KlikKaltim.com]

"Sudah mulai surut. Bahkan air dari hulu juga sudah mulai berkurang."

SuaraKaltim.id - Banjir yang terjadi sejak Selasa, (25/1/2022) baru benar-benar surut pada Rabu, (26/1/2022) pagi. Banjir merendam pemukiman warga selama 18 jam lebih. 

Tercatat dari rumah warga di 15 RT, di 5 kelurahan Bontang terdampak banjir. Adapun wilayah yang terdampak itu meliputi, di Kelurahan Telihan ada 2 RT, Kelurahan Kanaan 3 RT, Kelurahan Guntung 3 RT, Kelurahan Gunung Elai 2 RT, dan Kelurahan Api-api ada 5 RT. 

Kepala BPBD Bontang Zainuddin mengatakan banjir mulai berangsur surut sejak pukul 09.00 Wita, Rabu (26/1/2022). Dari laporan tim di lapangan, untuk debit air yang berada hulu Sungai Bontang, di Kilometer 5, Jalan Poros Bontang - Samarinda sudah berangsur turun. 

Bahkan, jalan Imam Bonjol, Ahmad Yani, dan Pattimura sudah bisa dilalui kendaraan yang sebelumnya sempat ditutup, lantaran banjir terlama itu. 

Baca Juga: Kelas Kebanjiran, Siswa Ini Cosplay Jadi Serok Air Pengering Lantai: Ramah Lingkungan

"Sudah mulai surut. Bahkan air dari hulu juga sudah mulai berkurang," katanya saat dikonfirmasi KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Rabu (26/1/2022).

Sementara, salah satu wilayah terdampak di Kelurahan Api-api, tepatnya di RT 07, Perumahan Bontang Permai, wilayah yang cukup parah akibat sungai yang mengalami sedimentasi. 

Suparto misalnya, yang merupakan warga di wilayah itu mengatakan, tempat ia tinggal sudah menjadi langganan banjir akibat aliran sungai yang terhambat. Bahkan, ketinggian saat malam hari tadi sampai sepinggang orang dewasa. 

"Harus bisa ditangani cepat. Karena, kalau setiap hujan deras, kemudian dari hulu pasti tumpahannya ke sini," ujarnya. 

Sementara, langkah Pemkot Bontang melalui Dinas PUPRK, akan segera melakukan normalisasi sungai pada Februari mendatang. Nantinya, normalisasi itu akan diprioritaskan di dua wilayah Kelurahan Gunung Elai dan Kelurahan Api-api. 

Baca Juga: Semalam, Banjir Bontang Meluas, 4 Kelurahan Alami Dampak Sampai Dini Hari

"Normalisasi nanti dilakukan dua kelurahan itu. Nantinya dikerjakan secara swakelola," jelas Kadis PUPRK Bontang, Usman.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait