IKN Nusantara Masih Jadi Sorotan, Berikut 7 Kabar Terbaru Perkembangannya yang Jadi Perhatian Publik

Produksi padi dan batas wilayah Benua Etam juga menjadi sorotan publik.

Denada S Putri
Jum'at, 04 Maret 2022 | 09:00 WIB
IKN Nusantara Masih Jadi Sorotan, Berikut 7 Kabar Terbaru Perkembangannya yang Jadi Perhatian Publik
Ilustrasi pendanaan pembangunan IKN Nusantara. [Istimewa]
Ilustrasi Tugu Titik Nol di IKN Nusantara, Kaltim. [Dok. Kementerian PUPR]
Ilustrasi Tugu Titik Nol di IKN Nusantara, Kaltim. [Dok. Kementerian PUPR]

Perpindahan penduduk ke Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kaltim disebut bakal terjadi. Sedikitnya ada 1,9 juta orang yang akan menjadi warga IKN Nusantara.

Hal itu dibeberkan oleh Staf Ahli Menteri Perencanaan Pembangunan Nasionl (PPN)/Bappenas Velix Vernando Wanggai. Ia menyebut, penambahan jumlah penduduk itu bakal terjadi secara bertahap.

Baca selengkapnya

6. Terkuak! Desa Telemow di Sepaku Disebut Rawan Bencana Longsor, Apa Kabar IKN Nusantara Nanti?

Baca Juga:Sulfikar Amir Sebut Pindah Ibu Kota Negara dari Jakarta ke Penajam Paser Utara Demi Pemerataan Ekonomi Tidak Rasional

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Nurlaila. [ANTARA]
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Nurlaila. [ANTARA]

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyebutkan, sebagian wilayah Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yakni Desa Telemow, Kecamatan Sepaku, rawan potensi bencana tanah longsor.

"Wilayah Desa Telemow berpotensi bencana longsor tinggi," ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD PPU, Nurlaila, melansir dari ANTARA, Kamis (3/3/2022).

Baca selengkapnya

7. Kementerian PANRB 'Memaksa' ASN Harus Siap Pindah ke IKN Nusantara, Tjahjo Kumolo: Hukumnya adalah Wajib

Ilustrasi ASN. [Istimewa]
Ilustrasi ASN. [Istimewa]

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menegaskan, aparatur sipil negara (ASN) yang saat ini bekerja pada kementerian harus siap pindah ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Baca Juga:Bappenas Ungkap Jumlah Penduduk IKN Nusantara akan Mencapai 1,9 Juta Orang di Tahun 2045

Hal itu disampaikan Menteri PANRB Tjahjo Kumolo. Ia menanggapi banyaknya informasi yang beredar bahwa ASN enggan pindah ke IKN Nusantara untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia (SDM).

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini