Rejeki Nomplok! Kaltim Terima Rp 2 Triliun di Juni 2022 Nanti, Kok Bisa?

"Melihat perkembangan dan melihat laporan penurunan emisi Kaltim saat ini, maka..."

Denada S Putri
Minggu, 24 April 2022 | 04:30 WIB
Rejeki Nomplok! Kaltim Terima Rp 2 Triliun di Juni 2022 Nanti, Kok Bisa?
Gubernur Kaltim, Isran Noor. [Istimewa]

SuaraKaltim.id - Gubernur Kaltim Isran Noor menyebut provinsi yang ia pimpin pada Juni 2022 bakal menerima pembayaran dari Bank Dunia senilai 125 juta dolar AS. Nilai itu setara dengan Rp 2 triliun.

Menurut orang nomor satu di Bumi Mulawarman itu, dana tersebut untuk tahap pertama dari hasil pengurangan emisi karbon dioksida (CO2) yang telah dijalankan sejak 18 bulan lalu di Benua Etam. 

"Melihat perkembangan dan melihat laporan penurunan emisi Kaltim saat ini, maka langkah pertama akan diverifikasi oleh tim penilai dalam waktu dekat untuk menentukan nilai pembayarannya," ujarnya, melansir dari ANTARA, Minggu (24/42022). 

Program ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari program Forest Carbon Partnership Facility-Carbon Fund (FCPF-CF) atas upaya Kaltim yang turut serta menurunkan emisi karbon, dengan cara pengelolaan hutan secara lestari.

Baca Juga:Jadwal Buka Puasa Kota Samarinda dan Sekitarnya, Sabtu 23 April 2022

"Program FCPC di Kaltim telah berjalan selama 18 bulan sejak Juli 2019 , namun peluncuran penandatanganan Emission Reduction Payment Agreement (ERPA) baru dilaksanakan pada Oktober 2021," katanya. 

Pemprov Kaltim bersama pihak terkait, katanya, telah melakukan berbagai kegiatan, dengan harapan agar memperoleh pembayaran berbasis kinerja terhadap penurunan emisi karbon. 

Hal yang dilakukan Kaltim di antaranya, melakukan sosialisasi ke masyarakat sekitar perhutanan, kemudian mendata jumlah desa di yang masih memiliki tutupan hutan yang terjaga dan dikelola oleh masyarakat sekitar secara lestari. 

"Sejak Oktober 2021, berdasarkan perjanjian ERPA, maka proses pembayaran kepada Pemprov Kaltim sekarang akan dimulai dan disampaikan kepada penerima manfaat melalui Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup Kementerian Keuangan," katanya. 

Ia menjelaskan, untuk pembayaran atas keberhasilan mengurangi emisi, pertama adalah sebesar 25 juta ton CO2 atau senilai 5 juta dolar AS per ton CO2 yang berhasil dikurangi Kaltim, sehingga total menjadi 125 juta dolar AS di tahap awal ini. 

Baca Juga:Ganjar Pranowo Dapat Dukungan Lagi Jadi Presiden, Srikandi Ganjar Kaltim: Beliau yang Pro Terhadap Perempuan

Ia mengaku, senang dengan kontrak untuk emisi karbon yang dikompensasi sebanyak 25 juta ton CO2, bahkan ia akan lebih bersemangat untuk pembayaran hingga 30 juta ton CO2.

"Untuk pengukuran sejak Juli 2019 hingga Juni 2020 saja telah mencapai 25 juta ton CO2 bahkan lebih. Namun ini akan diverifikasi dan divalidasi lebih dulu. Bila jumlah ini lolos verifikasi, maka Kaltim akan menerima lebih dari 125 juta dolar AS  di tahap pertama," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini