facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tiga Hari Terendam Banjir, 18 Desa di Kecamatan Tabang Belum Dapatkan Bantuan dari Pemkab Kukar

Denada S Putri Kamis, 19 Mei 2022 | 18:30 WIB

Tiga Hari Terendam Banjir, 18 Desa di Kecamatan Tabang Belum Dapatkan Bantuan dari Pemkab Kukar
Banjir di Kecamatan Tabang, salah satu warga desa yang tetap beraktivitas walaupun listrik dipedamkan. [Istimewa]

Untuk bantuan belum ada, tapi semoga bantuan dari Pemkab segera datang agar warga terhindar dari penyakit."

SuaraKaltim.id - Sejumlah desa yang berada di Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kertanegara (Kukar) terendam banjir sejak hari Selasa, (17/5/2022), sampai hari ini, Kamis (19/5/2022). Dari informasi yang dihimpun oleh Suarakaltim.id, setidaknya ada 18 desa yang terendam banjir, dan 1 desa yang tidak terendam.

Dihubungi melalui sambungan seluler, Kapolsek Tabang Iptu Joko Sulaksono membenarkan bahwa banjir tersebut telah terjadi selama 3 hari, yang diakibat intensitas curah hujan yang tinggi di Kecamatan Tabang. 

“Iya benar, banjir memang sudah terjadi sejak hari Selasa, bahkan tadi sekitar pukul 09.00 wita tadi debit air meninggi. Dan satu Desa yang belum terendam banjir,” ungkap Joko, dikutip di hari yang sama.

“Ini karena luapan sungai belayan akibat curah hujan tinggi,” sambungnya.

Baca Juga: Kereta Ini Terjang Banjir, Warganet: Mirip Adegan di Film Ghibli

Selain itu, pihak Kecamatan Tabang, Danramil, serta Polsek juga sudah memerintahkan PLN untuk melakukan pemadaman listrik di desa-desa yang terendam banjir.

“Kami sudah sampaikan juga kepada kepala PLN untuk memadakam sementara listrik di area desa yang terendam banjir untuk mengantisipasi agar tidak terjadi warga yang tersengat listrik,” jelasnya.

Kendati itu, hingga saat ini bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar belum diturunkan. Baik berupa sembako dan obat-obatan untuk warga yang terendam banjir di sana.

“Untuk bantuan belum ada, tapi semoga bantuan dari Pemkab segera datang agar warga terhindar dari penyakit,” pungkasnya.

Baca Juga: Utamakan Tata Krama, Momen Sopir Rela Mengalah dan Perlambat Laju Bus Demi Nenek-nenek di Jalan Banjir Pujian: Respek

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait