KPPU Balikpapan Temukan Penyebab Tingginya Harga Cabai dan Daging Ayam

KPPU Balikpapan kemudian memanggil Perusahaan Inti Kemitraan Peternakan serta DPKH Kaltim.

Denada S Putri
Kamis, 30 Juni 2022 | 12:46 WIB
KPPU Balikpapan Temukan Penyebab Tingginya Harga Cabai dan Daging Ayam
KPPU Balikpapan saat tinjau harga daging ayam di Pasar Klandasan. [Inibalikpapan.com]

DPKH Provinsi Kaltim menyampaikan, kemungkinan kenaikan harga ayam dikarenakan ada switching konsumsi konsumen. Dari daging sapi ke daging ayam. Dikarenakan adanya wabah Penyakit Mulut Kuku (PMK) dan faktor Peternak tidak menerima supply DOC, saat libur lebaran.

KPPU Balikpapan masih akan memanggil para pihak terkait lainnya. Seperti produsen, pengelola parent stock dan DOC, hingga peternak besar. Ini dilakukan untuk segera mengetahui penyebab harga daging ayam yang cenderung naik dalam 4 minggu belakangan ini.

KPPU Balikpapan juga akan terus memantau fenomena kenaikan komoditas ini. Khususnya, menyangkut  jalur distribusi dari produsen sampai ke konsumen. Masyarakat juga diminta melaporkan jika ditemuan kecurigaan.

KPPU tidak akan ragu untuk melakukan pencegahan apabila terdapat pihak yang terbukti melakukan pelanggaran. Sebagian kenaikan harga bisa karena faktor legal, bisa juga tidak legal.

Baca Juga:Pengusaha Kuliner Pedas di Samarinda Harus Putar Otak Karena Harga Cabai Mahal

Sedangkan pantauan terkait harga minyak goreng curah dan kemasan, yakni untuk minyak goreng curah distributor pertama  Rp 230 ribu per 18 liter atau Rp 12.800 per liter. Distributor kedua Rp 260 ribu per 18 liter atau Rp 14.500 per liter.

Adapun minyak goreng kemasan di beberapa retail modern dengan harga jual Rp 46 ribu hingga Rp 58 ribu per 2 liter.

KPPU juga menegaskan, stok minyak goreng curah dan kemasan khususnya di Kota Balikpapan tersedia, tidak terjadi kelangkaan dan terdapat penurunan harga pada minyak goreng curah dari minggu sebelumnya Rp 260 ribu menjadi Rp 230 ribu per 18 liter.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini