Kebakaran di Klandasan Ulu, 6 Ruko dan 10 Rumah Ludes

Kebakaran itu terjadi di 2 RT.

Denada S Putri
Selasa, 09 Agustus 2022 | 19:52 WIB
Kebakaran di Klandasan Ulu, 6 Ruko dan 10 Rumah Ludes
Kebakaran di Klandasan Ulu. [Inibalikpapan.com]

SuaraKaltim.id - Pihak BPBD Kota Balikpapan memastikan sementara jumlah rumah dan ruko yang terbakar di kawasan RT 27 dan RT 30 Klandasan Ulu, Balikpapan Kota, pada Selasa (9/8/2022).

“Kami lakukan pendataan sementara ada 6 Ruko yang terbakar  dan 10 rumah warga yang berada di dua RT,” ujar Kabid Kedaruratan BPBD Kota Balikpapan, Usman Ali, melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, dikutip di hari yang sama.

Katanya, dalam proses pemadaman membutuhkan waktu 2 jam. Ditambah dengan akses jalan yang padat dan bersamaan dengan waktu istirahat pekerja, sehingga banyak yang menonton di lokasi.

“Bangunan-bangunannya juga mudah terbakar ditambah pada kejadian angin cukup kencang di lokasi,” akunya.

Baca Juga:Kecelakaan di Tol Balsam, Ini Penampakan Mobil Fortuner yang Ditumpangi 2 Anggota Dewan Bontang

Pihaknya juga menerjunkan 16 unit mobil pemadam dari berbagai UPTD dibantu mobil water cannon dari Brimob dan PHM ikut menurunkan mobil pemadam.

“Belum tahu juga apakah ada korban jiwa atau tidak dalam peristiwa kebakaran ini,” ucapnya.

Polresta Balikpapan sendiri masih menyelidiki penyebab kebakaran yang terjadi di wilayah tersebut. Namun, informasi awal asal api dari rumah warga kemudian menjalar ke ruko-ruko.

“Sementara kita masih menyelidiki asal mula api dan penyebab kebakaran seperti apa,” ucap Kasat Reskrim Polresta Balikpapan Kompol Rengga Puspo Saputro.

Kepolisian juga sudah memanggil sejumlah saksi mata kejadian kebakaran yang terjadi di Rt 27 Klandasan Ulu, Balikpapan Kota.

Baca Juga:Satu Rumah di Aceh Timur Hangus Terbakar

“Beberapa saksi kita bawa ke kantor untuk lakukan pemeriksaan,” tukasnya.

News

Terkini

Dalam video yang diunggah di akun @viral62com, Jeje tengah duduk bersama Bryan Domani.

Lifestyle | 07:00 WIB

Petani itu dari 50 tahun tidak beranjak kesejahteraannya. Kita ingin petani mengurus pertanian saja, tidak perlu mengurus harga. Kita akan atur itu sehingga Rp100 triliun

News | 18:33 WIB

Korban hilang setelah terseret arus saat berenang di Pantai Lhoknga

News | 17:24 WIB

Udah kere beraninya keroyokan mana sama Orang Tua

News | 16:48 WIB

Tentu kita kecewa dengan hasil ini, karena kita ingin menang, tapi kekalahan memang bisa terjadi dalam pertandingan

News | 13:08 WIB

Larva atau maggot dari lalat hitam jadi bahan utama produksi pelet ikan (pakan ikan)

News | 11:39 WIB

Koordinator CS Hasbi mengatakan, pihak RSUD Taman Husada sudah membayarkan kewajiban mereka.

News | 09:00 WIB

Setiap bulan, ujarnya, harga komoditas tepung terigu terus melambung tinggi.

News | 08:30 WIB

Keterangan awal didapat dari ayah korban. Ayah korban saat itu berada di rumahnya.

News | 08:00 WIB

Aji Erlynyawati mengatakan, alokasi dana BLT itu berdasarkan arahan Menteri Keuangan.

News | 07:30 WIB

Terlihat di video, ada suara seorang wanita yang memanggil para emak-emak untuk naik ke atas panggung buat berjoget.

News | 07:00 WIB

Tingkat kelembapan di Kaltim dimulai dari angka 60 sampai 100 persen.

News | 06:00 WIB

"Karena pandemi Covid-19 masih ditetapkan pemerintah sampai saat ini, bahkan semua kabupaten/kota di Kalsel masih status PPKM level 1," ujar Diauddin.

| 03:20 WIB
Tampilkan lebih banyak