Pria 43 Tahun di Tapin Jadi Penadah Sepeda Motor Curian, Ini Tampangnya

Pria itu berinisial RH alias Madi.

Denada S Putri
Sabtu, 13 Agustus 2022 | 17:04 WIB
Pria 43 Tahun di Tapin Jadi Penadah Sepeda Motor Curian, Ini Tampangnya
Tersangka penggelapan motor diamankan Polsek Liang Anggang. [KanalKalimantan.com]

SuaraKaltim.id - Pria asal Desa Timbung, RT 001-RW 001, Kecamatan Bungur, Kabupaten Tapin ditangkap Macan Barbar Polsek Liang Anggang dibantu dengan Unit Resmob Polres Tapin, Jumat (12/8/2022) dini hari.

Pria itu berinisial RH (43) alias Madi. Ia ditangkap karena kedapatan menadah sepeda motor hasil curian.

Kapolsek Liang Anggang, AKP Yuda Kumoro Pardede melalui Kasi Humas Polsek Liang Anggang Aipda Kardi Gunadi menerangkan, penangkapan Madi merupakan hasil pengembangan petugas kepolisian terkait penangkapan maling motor.

Sebelumnya, pihaknya berhasil mengamankan AM (50), yang saat ini tengah menjalani proses hukum di Mapolsek Liang Anggang.

Baca Juga:Sweet Revenge! Mempelai Pria Putar Video Perselingkuhan Pengantin Wanita saat Resepsi

“Madi diamankan tak berselang lama, setelah diamankannya pelaku penggelapan motor AM (50) pada Kamis (11/8/2022) lalu,” ujarnya, melansir dari KanalKalimantan.com--Jaringan Suara.com, Sabtu (13/8/2022).

Pelaku tadah, kata Aiptu Kardi diamankan daerah Bundaran Bungur Kabupaten Tapin dan dari tangannya berhasil diamankan satu unit roda 2 Scoopy.

“Dalam penangkapan Madi, kita di back up Unit Resmod Polres Tapin,” terangnya.

Diamankannya pelaku beserta barang bukti. Kemudian dibawa ke  Mapolsek Liang Anggang guna proses hukum lebih lanjut.

Dibeberkan Kasi Humas, Madi mengakui membeli motor tersebut dari tangan AM sebesar Rp 2 juta, tak hanya sekali menjadi penadah motor hasil curian AM.

Baca Juga:Pasar Unik di India Jual Pria untuk Jadi Suami Idaman, Tergantung Latar Belakang

“Pelaku pernah dihukum perkara penggelapan, dari keterangan pelaku juga, dirinya mengakui sudah 4 kali membeli unit roda 2 dari pelaku AM,” bebernya.

News

Terkini

Petani itu dari 50 tahun tidak beranjak kesejahteraannya. Kita ingin petani mengurus pertanian saja, tidak perlu mengurus harga. Kita akan atur itu sehingga Rp100 triliun

News | 18:33 WIB

Korban hilang setelah terseret arus saat berenang di Pantai Lhoknga

News | 17:24 WIB

Udah kere beraninya keroyokan mana sama Orang Tua

News | 16:48 WIB

Tentu kita kecewa dengan hasil ini, karena kita ingin menang, tapi kekalahan memang bisa terjadi dalam pertandingan

News | 13:08 WIB

Larva atau maggot dari lalat hitam jadi bahan utama produksi pelet ikan (pakan ikan)

News | 11:39 WIB

Koordinator CS Hasbi mengatakan, pihak RSUD Taman Husada sudah membayarkan kewajiban mereka.

News | 09:00 WIB

Setiap bulan, ujarnya, harga komoditas tepung terigu terus melambung tinggi.

News | 08:30 WIB

Keterangan awal didapat dari ayah korban. Ayah korban saat itu berada di rumahnya.

News | 08:00 WIB

Aji Erlynyawati mengatakan, alokasi dana BLT itu berdasarkan arahan Menteri Keuangan.

News | 07:30 WIB

Terlihat di video, ada suara seorang wanita yang memanggil para emak-emak untuk naik ke atas panggung buat berjoget.

News | 07:00 WIB

Tingkat kelembapan di Kaltim dimulai dari angka 60 sampai 100 persen.

News | 06:00 WIB

"Karena pandemi Covid-19 masih ditetapkan pemerintah sampai saat ini, bahkan semua kabupaten/kota di Kalsel masih status PPKM level 1," ujar Diauddin.

| 03:20 WIB

Laga Timnas Indonesia vs Curacao di Stadion GBLA berhasil dimenangkan skuad Garuda dengan skor 3-2.

News | 23:25 WIB
Tampilkan lebih banyak