Bus Rombongan Siswa MTs Annur Sawahan Terperosok ke Jurang saat Hendak Berwisata di Malang

Ada 31 orang pada bus tersebut, terdiri atas 28 siswa, dua orang guru, dan pengemudi

Bella
Minggu, 14 Agustus 2022 | 12:12 WIB
Bus Rombongan Siswa MTs Annur Sawahan Terperosok ke Jurang saat Hendak Berwisata di Malang
Kondisi bus yang masuk jurang sedalam kurang lebih 3 meter di Desa Plandi, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (13-8-2022). ANTARA/Vicki Febrianto

SuaraKaltim.id - Sebuah bus yang ditumpangi rombongan siswa dari Madrasah Sanawiah (MTs) Annur Sawahan, Turen terperosok ke jurang setinggi kurang lebih tiga meter di Desa Plandi, Wonosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur saat hendak berwisata.

"Ada 31 orang pada bus tersebut, terdiri atas 28 siswa, dua orang guru, dan pengemudi," kata Kapolsek Wonosari Polres Malang Iptu Anwari Sidiq .

Sidiq mengungkapkan, akibat kejadian tersebut, seorang siswa bernama Karomatun Nisa terkilir di bagian pinggang dan mendapatkan perawatan di Puskesmas Ngajum.

Sementara itu, satu siswa lain bernama Billy mengalami luka lecet akibat terkena pecahan kaca. 

Baca Juga:Detik-detik Mobil Rombongan Pesta Masuk Jurang di Sumut, 4 Orang Meninggal

Adapun puluhan siswa dan penumpang lainnya dilaporkan selamat dalam kejadian tersebut.

"Penumpang lainnya selamat," ujar Sidiq.

Bus yang membawa puluhan penumpang tersebut diduga terperosok akibat pengemudi bus tidak mampu menguasai kemudi pada saat jalan tanjak dan berbelok. Saat itu bus tidak mampu menanjak dan berjalan mundur.

"Pada saat menginjak gas, bukannya menanjak, melainkan justru mundur. Kebetulan selain jalan yang curam, kondisi juga licin akibat hujan," katanya.

Akibat tidak mampu menanjak tersebut, bus akhirnya mundur dan terguling ke tebing yang dekat dengan perkebunan warga.

Baca Juga:Motif Rahmat Bunuh Siswa SD Saat Belajar Di Kelas Terungkap, Ngakunya Dendam

Rencana evakuasi bus tersebut, kata dia, akan dilakukan esok hari dengan alat berat.

News

Terkini

Petani itu dari 50 tahun tidak beranjak kesejahteraannya. Kita ingin petani mengurus pertanian saja, tidak perlu mengurus harga. Kita akan atur itu sehingga Rp100 triliun

News | 18:33 WIB

Korban hilang setelah terseret arus saat berenang di Pantai Lhoknga

News | 17:24 WIB

Udah kere beraninya keroyokan mana sama Orang Tua

News | 16:48 WIB

Tentu kita kecewa dengan hasil ini, karena kita ingin menang, tapi kekalahan memang bisa terjadi dalam pertandingan

News | 13:08 WIB

Larva atau maggot dari lalat hitam jadi bahan utama produksi pelet ikan (pakan ikan)

News | 11:39 WIB

Koordinator CS Hasbi mengatakan, pihak RSUD Taman Husada sudah membayarkan kewajiban mereka.

News | 09:00 WIB

Setiap bulan, ujarnya, harga komoditas tepung terigu terus melambung tinggi.

News | 08:30 WIB

Keterangan awal didapat dari ayah korban. Ayah korban saat itu berada di rumahnya.

News | 08:00 WIB

Aji Erlynyawati mengatakan, alokasi dana BLT itu berdasarkan arahan Menteri Keuangan.

News | 07:30 WIB

Terlihat di video, ada suara seorang wanita yang memanggil para emak-emak untuk naik ke atas panggung buat berjoget.

News | 07:00 WIB

Tingkat kelembapan di Kaltim dimulai dari angka 60 sampai 100 persen.

News | 06:00 WIB

"Karena pandemi Covid-19 masih ditetapkan pemerintah sampai saat ini, bahkan semua kabupaten/kota di Kalsel masih status PPKM level 1," ujar Diauddin.

| 03:20 WIB

Laga Timnas Indonesia vs Curacao di Stadion GBLA berhasil dimenangkan skuad Garuda dengan skor 3-2.

News | 23:25 WIB
Tampilkan lebih banyak