Duh, Peredaran Narkoba Tertinggi di Benua Etam Ada di Wilayah Pesisir

Polda Kaltim dan jajaran berhasil mengungkap 160 kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

Denada S Putri
Selasa, 08 November 2022 | 16:00 WIB
Duh, Peredaran Narkoba Tertinggi di Benua Etam Ada di Wilayah Pesisir
Barang bukti narkoba hasil sitaan Polda Kaltim. [Inibalikpapan.com]

“Hasil operasi Antik Mahakam 2022 sudah berjalan kurang lebih 21 hari, dimulai 17 Oktober hingga 6 Oktober,” kata Diresnarkoba Polda Kaltim Kombes Pol Rickynaldo Chairul dikutip di hari dan sumber yang sama.

Dari jumlah kasus tersebut, sebanyak 209 orang diamankan dan telah ditetapkan sebagai tersangka. Lalu, sebanyak 191 orang di antaranya laki-laki dan 18 orang perempuan. 

“Barang bukti 1.832,82 gram sabu atau 1,8 kg, ekstasi 4 butir dan obat datar G 11.110 butir,” tambahnya.

Sementara dari 160 kasus yang diungkap tersebut, khusus Polda Kaltim yakni 16 kasus merupakan laporan polisi (LP) dari seluruh jajaran. Kemudian dari non target operasi (TO) sebanyak 38 kasus.

Baca Juga:IPW Desak Kapolri Bentuk Timsus, Polda Kaltim Dalami Video Ismail Bolong

“Di Kabupaten kota, yakni Balikpapan, Samarinda, Kutai Kertanegara (Kukar), Kutai Timur (Kutim), Kutai Barat (Kubar), Bontang, Paser, Berau dan Penajam Paser Utara (PPU),” jelasnya.

Ia menjelaskan, khusus untuk ekstasi memang kurang di Kaltim. Berbeda justru dengan obat daftar G.

”Ini kemarin yang kita prioritaskan sabu-sabu dan obat daftar G,” imbuhnya.

“Ekstasi di Kaltim memang agak kurang, kenapa? karenaOrang Kaltim ini hiburan tapi jarang yang gedek-gedek, kalau karaoke iya, minum iya.”

Lebih lanjut katanya, khusus untuk sabu-sabu, mulai dari 1 kg maupun 200 gram seluruhnya ditangkap di Balikpapan.

Baca Juga:Berawal dari Laporan di Halo Pak Kapolres, 3 Orang dan Pasutri Pengedar Narkoba di Probolinggo Dibekuk

“Yang ditangkap Polres jajaran dirilis Poles jajaran masing-masing,” tambahnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini