Di Bontang, 1 Orang Pasien Covid-19 Meninggal Karena Depresi

Adi Permana mengatakan, tren meningkat karena hasil screening kasus sebelumnya.

Denada S Putri
Minggu, 13 November 2022 | 19:30 WIB
Di Bontang, 1 Orang Pasien Covid-19 Meninggal Karena Depresi
Ruangan isolasi Covid-19 di RSUD Taman Husada Bontang. [KlikKaltim.com]

SuaraKaltim.id - Kasus aktif Covid-19 di Bontang kembali meningkat. Dari data Promotor Kesehatan Bontang, tercatat ada 100 kasus aktif per Jumat, (11/11/2022) lalu. 

Juru Bicara (Jubir) Tim Satgas Covid-19 Adi Permana mengatakan, tren meningkat karena hasil screening kasus sebelumnya. 

Ia menegaskan, meningkatnya kasus membuat kewaspadaan masyarakat harus ditingkatkan kembali. Karena Covid-19 masih ada dan belum hilang.

"Iya meningkat. Memang didominasi pekerja. Jadi prokes harus tetap ditingkatkan," katanya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Minggu (13/11/2022). 

Baca Juga:Profil dan Perjalanan Karier Farel Prayoga yang Diterpa Isu Meninggal Dunia

Selanjutnya dari total 100 kasus aktif, sebanyak 86 menjalani isolasi mandiri. Sementara, yang dirawat intensif ada 14 orang. 

Tidak hanya itu, ia mengatakan angka kematian pun ikut bertambah. Pada 10 N0vember kemarin, ada 1 orang dinyatakan meninggal dunia.

Ia menjelaskan, 1 orang itu merupakan pendatang dan meninggal diduga karena depresi. Serta memiliki penyakit komorbit. 

Meski begitu, ia sendiri enggan berkomentar banyak soal pasien meninggal tersebut. Ia meminta untuk ditanyakan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada.

"Kalau soal yang meninggal silahkan tanyakan ke RSUD Taman Husada. Karena, saya baru datang dari luar kota," sambungnya. 

Baca Juga:Hoax Penyanyi Farel Prayoga Meninggal Dunia Dibunuh

Jaringan media ini lantas menghubungi Direktur RSUD Taman Husada dr Suhardi. Namun, senada dengan Adi Permana, ia juga enggan berkomentar panjang karena pihak keluarga tidak berkenan dipublikasi.

Meski begitu RSUD Taman Husada akan meningkatkan pengawasan kepada pasien yang dirawat. Khususnya karena Covid-19. 

"Kalau yang meninggal saya tidak mau komentar permintaan keluarga. Tapi kalau pengawasan kami akan tingkatkan agar pasien mendapatkan perawatan yang maksimal," tutur dr Suhardi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini