Harimau Milik Andre Ddiuga Sedang Birahi Saat Serang Suprianda Hingga Tewas

Hasil tes DNA harimau dan macan dahan belum keluar.

Denada S Putri
Selasa, 12 Desember 2023 | 15:00 WIB
Harimau Milik Andre Ddiuga Sedang Birahi Saat Serang Suprianda Hingga Tewas
Proses evakuasi Harimau yang menerkam Suprianda (27) pada Minggu (19/11/2023) kemarin. [Presisi.co]

SuaraKaltim.id - Harimau milik Andre yang menyerang Suprianda, diduga sedang mengalami birahi. Hal itu disampaikan Dokter Hewan Amir Ma'ruf selaku Peneliti Satwa Liar dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Ia menjelaskan, harimau dan hewan buas lainnya akan senantiasa mempunyai jiwa liar. Tak ada yang bisa memprediksi kapan hal tersebut bisa muncul, terlebih jika harimau memasuki fase birahi.

"Termasuk menyerang manusia. Tapi itu tadi, kita tidak akan tahu kapan jiwa liar dan agresifnya akan muncul. Oleh sebab itu biarkan satwa liar berada di alamnya. Karena sangat tidak aman untuk dipelihara," bebernya. disadur dari Presisi.co--Jaringan Suara.com, Selasa (12/12/2023).

Harimau milik Andre yang merekam Suprianda kini berada di Tabang Zoo, milik PT Bayan Gorub, Kutai Kartanegara. BKSDA KALTIM. [Presisi.co]
Harimau milik Andre yang merekam Suprianda kini berada di Tabang Zoo, milik PT Bayan Gorub, Kutai Kartanegara. BKSDA KALTIM. [Presisi.co]

Tewaskan Suprianda, Hasil Tes DNA Harimau dan Macan Dahan Milik Andre Belum Keluar

Baca Juga:BKSDA Kaltim Temukan Satwa Liar Lain di Kediaman AS, Majikan Suprianda

Diberitakan sebelumnya, hasil tes DNA dua ekor harimau dan satu ekor macan dahan milik Andre yang menewaskan anak buahnya, Suprianda belum keluar.

Amir Ma'ruf mengatakan, ada perbedaan tanda-tanda pada tubuh dua harimau yang ada. Ia hanya memperkirakan untuk harimau berasal dari Sumatera, sedangan macan dahan dari Kalimantan.

"Artinya kemungkinan lain Harimau Sumatera. Tapi kalau Macan Dahan itu kuat dugaan berasal dari Kalimantan. Tapi tetap harus menunggu hasil uji resminya untuk tahu jelasnya," jelasnya, disadur dari sumber yang sama.

Ia mengatakan, dari hasil pemeriksaan fisik diketahui harimau besar yang pertama dievakuasi berusia 5 tahun. Bobotnya mencapai 100 kilogram. Sementara harimau kecil dan Macan Dahan diperkirakan berusia 2 tahun lebih.

Secara fisik harimau kecil belum sanggup untuk menyerang manusia. Oleh sebab itu, pihaknya memastikan yang menyerang korban adalah harimau dewasa.

Baca Juga:Istri Suprianda Punya Firasat Sebelum Suami Meninggal Diterkam Harimau Majikan

Sementara itu, Kepala Balai Konservasi dan Sumbes Daya Alam Kalimantan Timur (BKSDA Kaltim) M. Ari Wibawanto belum memberikan tanggapan.

Diberitakan sebelumnya, keberadaan hewan buas yang dipelihara secara ilegal oleh Andre tersebut terendus setelah salah satu harimau menerkam dan menewaskan Suprianda (27), Sabtu (18/11/2023) lalu. Tiga hewan buas itu kini masih berada di Tabang Zoo, Kutai Kartanegara (Kukar).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini