9 Penyebab Serangan Panik dan Cara Mengatasi Serangan Panik

Panik adalah munculnya perasaan cemas dan takut secara tiba-tiba

Muhammad Yunus
Selasa, 19 Desember 2023 | 13:09 WIB
9 Penyebab Serangan Panik dan Cara Mengatasi Serangan Panik
ilustrasi serangan panik (freepik.com/Wayhomestudio)

SuaraKaltim.id - Panik adalah munculnya perasaan cemas dan takut secara tiba-tiba. Serangan panik disertai gejala seperti gemetar, disorientasi, mual, detak jantung tidak teratur, mulut kering, sesak napas, berkeringat, dan pusing.

Penyebabnya bervariasi, dan serangan panik adalah pengalaman mendalam ketakutan dengan gejala fisik dan mental intens.

Cara mengatasi serangan panik termasuk bernapas dengan tenang, menggunakan teknik grounding, menerima dan mengenali gejala, mengendalikan pikiran, praktik relaksasi, menghindari stimulan, mencari dukungan, dan mendekati profesional kesehatan mental.

Faktor risiko melibatkan stres berkelanjutan, trauma, pengendalian amarah buruk, perubahan suasana atau sensory overload, masalah kehidupan, faktor genetik, perubahan otak, konsumsi kafein berlebihan, dan aktivitas fisik yang terlalu berat.

Baca Juga:Panik Dikepung Warga, Pelaku Begal Gelantungan di Atap Rumah: Dikira Sapidermen Kali

Cara Mengatasi Serangan Panik

Serangan panik dapat diatasi dengan cara ini:

1. Bernapas dengan Tenang. Fokus pada pernapasan dalam dan perlahan. Cobalah bernapas melalui hidung dan keluarkan napas perlahan melalui mulut.

2. Grounding Techniques. Alihkan perhatian Anda ke hal-hal di sekitar Anda. Sentuh objek di sekitar atau sebutkan benda-benda di ruangan.

3. Terima dan Kenali Gejala. Terima gejala serangan panik sebagai bagian dari proses yang akan berlalu. Jangan melawan atau menolak gejala tersebut.

Baca Juga:Viral Pria Misterius Buntuti Cewek sampai Rumah, Endingnya Cium Tangan Gegara Diduga Panik

4. Kendalikan Pikiran. Ingatkan diri sendiri bahwa serangan panik bersifat sementara dan tidak membahayakan. Cobalah mengubah pola pikiran yang negatif.

5. Pendekatan Relaksasi. Praktikkan teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, atau relaksasi otot progresif.

6. Hindari Stimulan. Kurangi konsumsi kafein, nikotin, atau stimulan lain yang dapat meningkatkan tingkat kecemasan.

7. Cari Dukungan. Hubungi orang terpercaya atau profesional kesehatan mental. Berbicara dengan seseorang dapat membantu mengurangi rasa isolasi.

8. Pendekatan Profesional. Konsultasikan dengan profesional kesehatan mental, seperti psikolog atau psikiater, untuk mendapatkan bantuan dan dukungan lebih lanjut.

Penyebab serangan panik

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini