Garutu, Makhluk Mistis yang Dipercaya Jadi Pelindung Keraton Sambaliung dari Bom

Mereka mengirimkan pesawat tempur B24 dan pesawat pengebom B29 menuju Berau untuk melancarkan serangan bom.

Denada S Putri
Rabu, 07 Februari 2024 | 11:15 WIB
Garutu, Makhluk Mistis yang Dipercaya Jadi Pelindung Keraton Sambaliung dari Bom
Monumen Garutu Keraton Kesultanan Sambaliung. [Ist]

SuaraKaltim.id - Kabupaten Berau merupakan wilayah yang memiliki sejarah kerajaan yang unik. Sebelumnya, terdapat Kerajaan Berau yang berdiri pada abad ke-14.

Kemudian kerajaan ini terpecah menjadi dua kerajaan yaitu kerajaan Gunung Tabur dan kerajaan Sambaliung. Dua kerajaan pecahan kerajaan Berau pun mengalami masa penjajahan Belanda, bahkan sampai kepada penjajahan Jepang.

Dikutip dari tulisan Saprudin Ithur dalam Serangan Sekutu Menghancurkan Keraton Gunung Tabur, pada Januari 1945, tentara Belanda beserta sekutu datang.

Mereka mengirimkan pesawat tempur B24 dan pesawat pengebom B29 menuju Berau untuk melancarkan serangan bom. Kala itu, yang menjadi sasaran dalam serangan adalah Kota Tanjung Redeb, Teluk Bayur, Gunung Tabur dan Sambaliung.

Baca Juga:Intake Kotor dan Sungai Surut, Distribusi Air Bersih di Berau Terganggu

Penyerangan tersebut berdampak pada kehancuran keraton Gunung Tabur dan sekitarnya. Sedangkan bangunan keraton Sambaliung masih berdiri dengan utuh.

Uniknya, kokohnya bangunan dari Keraton Sambaliung ini memiliki cerita yang mengiringinya. Awalnya pada saat Jepang menduduki wilayah Berau, terjadi serangan sekutu dengan cara menjatuhkan bom dari udara.

Bom dijatuhkan diposisi Keraton Sambaliung, namun tidak sampai meledak disasaran. Tapi jatuhnya di tempat lain yang lebih jauh dari target.

Menurut cerita dari kerabat kesultanan yang melihat langsung, ada yang 'menghalangi' bom yang dijatuhkan agar tidak mengenai sasaran.

Ketika bom dijatuhkan, ada pihak dari kesultanan yang melihat sesuatu mirip tangan yang sangat besar. Tangan inilah yang diduga memegang bom sebelum tiba ditanah dan mengenai bangunan keraton.

Baca Juga:Produksi Perikanan Berau Naik 2.257 Ton, Pulau Derawan Jadi Wilayah Tertinggi

Tangan tersebut menggenggam lalu membuang ke tempat lain. Tangan besar tersebut merupakan tangan makhluk gaib yang dipercaya menjadi 'sahabat' Sultan bernama Garutu.

Makhluk inilah yang menjaga keraton Sambaliung. Cerita lainnya digambarkan bentuk tangan 'Garutu' ini bisa menutupi bangunan keraton yang besar itu.

Kemudian, agar kisah mengenai Garutu itu tidak hilang dalam ingatan, dibuatlah semacam monumen yang ditempatkan di halaman Keraton Sambaliung.

Monumen yang dibangun pada 2020 lalu itu, berupa posisi tangan sedang membuka dan sebuah penampakan bom persis di tengah telapak tangan.

Jadi saat ini, sisa kejayaan kesultanan ini masih dapat dijumpai berupa keraton yang memiliki monumen unik yang berada di wilayah Kecamatan Sambaliung, Berau.

Kontributor: Maliana

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini