Sabu-sabu Mendominasi Kasus Narkoba di Balikpapan, 62 Kasus dalam 3 Bulan

Pengungkapan terbanyak di Gunung Bugis.

Denada S Putri
Kamis, 14 Maret 2024 | 16:30 WIB
Sabu-sabu Mendominasi Kasus Narkoba di Balikpapan, 62 Kasus dalam 3 Bulan
Ilustrasi narkoba jenis sabu-sabu. [ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif]

Lebih lanjut Anton menjelaskan cara transaksi yang dimaksud adalah apakah menerima mengambil sendiri di Balikpapan serta jumlah sabu, harga dan cara pembayaran.

"Setelah sabu sampai di Balikpapan, kemudian sabu dikemas menggunakan plastik klip bening berukuran kecil," tambahnya.

Kemudian, setelahnya barang turun ke pengedar untuk diedarkan dengan harga yang ekonomis, yaitu mulai dari Rp 150-300 ribu.

"Untuk target sasarannya, semua warga Balikpapan yang berminat melalui kurir," lanjutnya.

Baca Juga:Ramadan Ke-3, Ini Jadwal Imsak untuk 3 Kota Besar di Kaltim

Anton menambahkan, tak hanya narkoba jenis sabu-sabu, sepanjang waktu itu, Satresnarkoba Polresta Balikpapan juga meringkus penjual obat keras yaitu LL atau dobel L.

"Dobel LL kami amankan sebanyak 12 ribu butir," lanjutnya.

Adapun untuk obat dobel L ini didapat dari satu orang tersangka yang dibeli via dalam jaringan (daring) sejak Oktober tahun lalu.

"Tersangka ini sudah 4 kali memesan, dan dijual per-botol," imbuhnya.

Tersangka menjualnya per botol yang berisi 1000 butir seharga Rp 1,2 juta, kemudian kemasan 250 butir Rp 250 ribu, dan hitungan per-butir yakni 5 butir Rp 20 ribu.

Baca Juga:Beras SPHP Dijual di Atas HET, Polresta Balikpapan Amankan 1,65 Ton Beras

"Untuk target sasarannya itu rekan kerja dan orang yang tidak dikenal," bebernya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini