Demi Pemilu Bebas Jual Beli Rekomendasi, Basri-Najirah Tancap Gas Maju Independen Didukung 17 Ribu Relawan

Langkah PHM ini rupanya sudah mendapat restu dari Basri dan Najirah.

Denada S Putri
Rabu, 08 Mei 2024 | 17:20 WIB
Demi Pemilu Bebas Jual Beli Rekomendasi, Basri-Najirah Tancap Gas Maju Independen Didukung 17 Ribu Relawan
Baliho Basri-Najirah di ruas jalan Bontang. [kaltimtoday.co]

SuaraKaltim.id - Pusat Hubungan Masyarakat (PHM) akan mendaftarkan Basri Rase dan Najirah melalui jalur independen pada Sabtu (11/05/2024) mendatang. Hal itu disampaikan Ketua PHM Pusat Udin Mulyono.

Ia mengatakan, sudah ada 17 ribu dukungan yang berhasil dikumpulkan relawan. jumlah itu sudah mencukupi batas minimal untuk mencalonkan jagoannya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Mengacu pada data yang dirilis KPU Bontang, calon independen harus mengumpulkan 13.160 dukungan atau 7,5 persen dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT). 

"Kami sudah siap daftarkan Basri-Najirah jalur independen. Ini sudah final Sabtu (11/5) akan daftar membawa 150 orang relawan," ucap Udin, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Rabu (08/05/2024). 

Baca Juga:Kejari Bontang Selidiki Dugaan Korupsi Pengadaan di DPMPTSP, Berawal dari Mosi Tidak Percaya Pegawai

Langkah PHM ini rupanya sudah mendapat restu dari Basri dan Najirah. Pasangan petahana ini justru merespon baik atas inisiatif PHM.

Udin Mulyono juga memastikan, langkah independen masih sangat potensial, dan menjadi alternatif saat keduanya tidak mendapat restu dari masing-masing Parpol. 

"Sudah saya sampaikan ke keduanya. Kita siap mencalonkan Basri dan Najirah maju Independen," sambungnya. 

Diakhir Udin Mulyono juga mengklaim semua KTP yang terkumpul murni diminta kepada masyarakat secara sukarela. Tidak ada uang seperpun yang diberikan. 

"Kami dapat KTP itu secara gratis. Tidak ada uang dalam pengumpulan," tuturnya. 

Baca Juga:Juni 2024, ASN Bontang Bakal Terima Gaji ke-13, Anggaran Disesuaikan Kemampuan Keuangan Daerah

PHM Bontang punya alasan mengusung keduanya untuk maju jalur independen. Pertama untuk memangkas adanya indikasi permainan parpol. 

Hal itu terbukti dengan kencangnya dinamika internal Parpol keduanya. Yaitu PKB dan PDI Perjuangan. Seharusnya, kedua partai itu tidak perlu berfikir panjang untuk mengeluarkan rekomendasi. Apalagi status keduanya adalah petahana. 

Udin Mulyono khawatir gejolak dan ketidakpastian itu berujung pada 'jual beli' tiket rekomendasi oleh partai politik. Dalam bahasa awam biasanya praktik ini disebut 'uang perahu' untuk berlayar di pemilu.   

"Ini langkah antisipasi. Kalau belum ada rekomendasi Parpol. Basri-Najirah tetap bisa maju jalur Independen," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini