Akademisi: Konsep MBG dari Awal Memang Amburadul

Ia menilai sejak awal program ini sudah menyimpan masalah, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga mekanisme pengawasan.

Denada S Putri
Senin, 15 September 2025 | 16:46 WIB
Akademisi: Konsep MBG dari Awal Memang Amburadul
Mobil SPPG Sungai Pinang saat mengambil kembali ompreng MBG di SMA Negeri 2 Samarinda. [kaltimtoday.co]

SuaraKaltim.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai sorotan usai terungkap kasus makanan basi yang dikonsumsi pelajar di sejumlah sekolah, termasuk di SMA Negeri 13 Samarinda.

Alih-alih mendapatkan asupan sehat, beberapa siswa justru mendapati nasi berbau tak sedap, lauk basi, hingga menu yang tidak layak santap ketika membuka paket makan siang pada Agustus 2025 lalu.

Akademisi Universitas Mulawarman (Unmul), Herdiansyah Hamzah—akrab disapa Castro—menilai temuan tersebut bukanlah kejutan.

Hal itu disampaikannya, Senin, 15 September 2025.

Baca Juga:Kasus Hutan Unmul Kian Rumit, Siapa Dalang Sebenarnya?

“Sejak awal, konsep MBG ini memang belum matang. Jadi wajar kalau implementasinya juga amburadul,” ujarnya disadur dari Presisi.co--Jaringan Suara.com.

Ia menilai sejak awal program ini sudah menyimpan masalah, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga mekanisme pengawasan.

“Kalau sekarang muncul temuan makanan basi bahkan sampai ada siswa yang keracunan, itu sudah bisa diprediksi dari awal. Ini bukan hal baru,” tambahnya.

Laporan Dinas Pendidikan (Disdik) Kalimantan Timur (Kaltim) mencatat sedikitnya ada 12 kasus makanan tidak layak konsumsi di sekolah penerima MBG hingga awal September 2025.

Dari jumlah itu, dua di antaranya menyebabkan keracunan ringan pada siswa.

Baca Juga:TKD Terpangkas Rp 650 Triliun, Ekonom Unmul Ingatkan Kaltim Harus Lebih Mandiri

Menurut Castro, situasi ini akan memicu gelombang kritik lebih besar terhadap MBG, apalagi dengan minimnya transparansi pengadaan serta lemahnya kontrol mutu dari pihak penyelenggara.

“Kritik terhadap program ambisius ini akan menguat, seiring minimnya transparansi pengadaan serta lemahnya kontrol mutu dari pihak penyelenggara,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Mental Health Check-in Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Keterampilan Berpolitik ala Tokoh Sejarah, Kamu Titisan Genghis Khan atau Figur Lain?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Karakter SpongeBob SquarePants yang Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini