Baca 10 detik
- Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud mendapat kritik tajam dari akademisi Unmul.
- Rudy Mas'ud disebut keliru memahami makna hak prerogatif seperti Presiden.
- Dia dinilai tak memiliki otoritas dalam menentukan pejabat di pemerintahan daerah.
Hal ini demi menjaga integritas tata kelola pemerintahan di Kalimantan Timur agar tetap profesional dan transparan.
"Alih-alih membela diri, seharusnya Pak Rudy terbuka dengan kritik, mengevaluasi, dan mengoreksi keputusan-keputusannya yang sarat dengan nepotisme itu," tegasnya.