SMKN 4 Samarinda Angkat Bicara soal Siswa Meninggal Disebut Akibat Sepatu Sempit

Menanggapi kabar tersebut, pihak SMK Negeri 4 Samarinda buka suara.

Eko Faizin
Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:06 WIB
SMKN 4 Samarinda Angkat Bicara soal Siswa Meninggal Disebut Akibat Sepatu Sempit
Ilustrasi SMK Negeri 4 Samarinda. [Instagram]
Baca 10 detik
  • SMK Negeri 4 Samarinda mengklarifikasi kasus anak didiknya yang meninggal dunia.
  • Sekolah menjelaskan kronologi wafatnya sang siswa yang diisukan karena sepatu sempit.
  • Klarifikasi sekolah tersebut dilakukan agar tidak terjadi kesalahahpahaman di masyarakat.

SuaraKaltim.id - Kasus meninggalnya siswa kelas XI SMK Negeri 4 Samarinda, Mandala Rizky Syahputra (16) menuai perhatian hingga pro kontra.

Disebutkan jika Mandala meninggal dunia karena sakit yang diakibatkan memakai sepatu sekolah yang kekecilan sejak lama karena keterbatasan ekonomi keluarganya.

Menanggapi kabar tersebut, pihak SMK Negeri 4 Samarinda buka suara menjelaskan kronologi detil perihal tragedi yang menimpa anak didiknya. Sekolah pun menyampaikan duka yang mendalam.

"Segenap keluarga besar SMK 4 turut berduka cita atas berpulangnya Mandala Rizky Syahputra siswa kelas XI Pemasaran 2 yang kami cintai," demikian Instagram SMKN 4 Samarinda, dikutip Sabtu (9/5/2026).

Menurut sekolah, klarifikasi kasus sepatu kekecilan tersebut dilakukan agar tidak terjadi kesalahahpahaman di masyarakat dan bukan berarti saling menyalahkan.

"Agar tidak terjadi kesalahahpahaman di masyarakat, kami ingin berbagi kronologi kejadian ini dengan hati yang terbuka. Bukan untuk menyalahkan, melainkan untuk mengenang dan memetik pelajaran bersama," lanjutnya.

SMK 4 menyatakan jika Mandala mendapatkan perhatian dari sekolah, mulai dari bantuan seragam, sembako hingga bayar sewa kontrakan keluarga Mandala.

"Sejak kelas X (sepuluh) Mandala sudah mendapat perhatian dari wali kelas saat itu. Bantuan berupa seragam jurusan dan perlengkapan sekolah sudah diberikan. Selain itu bantuan sembako sering juga diberikan, bahkan jika ada kendala dengan uang sewa kontrakan pun dimintai bantuan," ungkap sekolah.

Sekolah kejuruan tersebut juga mengungkap secara rinci hal-hal yang dilakukan pihaknya selama ini terhadap Mandala dan keluarganya.

Lebih lanjut, pihak sekolah juga mencoba menggarisbawahi beberapa poin mulai perihal sepatu, sikap ibu hingga bantuan yang diberikan ke keluarga Mandala, sebagai berikut:

Sepatu Bukan Penyebab Kematian

Tanpa ada diagnosa medis yang lengkap maka sepatu tidak dapat disebut sebagai penyebab kematian karena belum terbukti. Tidak ditemukan luka pada bagian kaki baik di tumit ataupun jari-jari kaki. Kaki membengkak di bagian punggung.

Keterbatasan Informasi dari Keluarga Menjadi Kendala

Ibu Mandala sendiri mengakui bahwa beliau melarang anaknya bercerita tentang kesulitan keluarga kepada sekolah atau teman-teman.

Mandala sebenarnya pernah mengeluh sepatu kepada ibunya, tetapi informasi itu tidak segera diteruskan ke sekolah. Sekolah baru mengetahui hal ini pada kunjungan kedua di hari Kamis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini