- SMK Negeri 4 Samarinda mengklarifikasi kasus anak didiknya yang meninggal dunia.
- Sekolah menjelaskan kronologi wafatnya sang siswa yang diisukan karena sepatu sempit.
- Klarifikasi sekolah tersebut dilakukan agar tidak terjadi kesalahahpahaman di masyarakat.
25 April 2026
Sekolah selalu merespons setiap kali ada permintaan bantuan. Setiap kali ibu atau Mandala meminta bantuan, sekolah segera merespons memberikan bantuan uang, menyalurkan zakat, berusaha mengaktifkan BPJS, melakukan kunjungan rumah, memberikan bantuan tunai dan makanan hingga merencanakan pembelian sepatu dan bantuan medis.
Mandala Tidak Pernah Dibawa ke Layanan Kesehatan
Berdasarkan keterangan kakak dan ibunya, Mandala ternyata tidak pernah diperiksa ke dokter atau fasilitas kesehatan lainnya sehingga menyebabkan pasti meninggalnya tidak diketahui secara medis.
Mandala hanya mengoleskan Fresh Care pada bengkak di kaki Mandala dan memberikan Sangobion karena berasumsi Mandala mengalami kurang darah.
Adapun keterangan mengenai sakit yang disampaikan ke pihak sekolah bersifat non medis pun tak benar. Ini baru diketahui pihak sekolah berdasarkan pengakuan ibu Mandala saat kunjungan pada Jumat 1 Mei 2026.