Lokasi korban penikaman saat menuju masjid untuk Salat Subuh. [Istimewa/Inibalikpapan.com]
”Jadi korban itu radius dengan masjid jarak 200 meter dari lokasi,” ujarnya.
“Sempat korban melawan dan sempat lari dan mminta tolong kepada jamaah masjid, bahwa dia sempat masuk ke dalam masjid untuk minta tolong,” jelas Rengga.
Apa motif pelaku masih dalam penyelidikan kepolisian. Satreskrim Polresta Balikpapan juga sudah melakukan olah TKP.
Dua senjata tajam yang diduga digunakan pelaku, serta pakaian korban diamankan menjadi barang bukti.
Berita Terkait
-
Korban Pembacokan Saat Mau Salat Subuh, Baru 6 Bulan Tinggal di Balikpapan
-
Dibacok Saat Mau Salat Subuh, Korban Sempat Melawan Dengan Tangan Koson
-
Ini Kronologis Warga yang Disabet Senjata Tajam Saat Mau Salat Subuh
-
Menuju Masjid Hendak Salat Subuh, Warga Balikpapan jadi Korban Penikaman
-
Pasar Ramadan di Balikpapan Diizinkan, Ini Syaratnya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas