SuaraKaltim.id - Pandemi Covid-19 belum berakhir. Kendati demikian, sejumlah relaksasi diberikan dengan tetap harus melaksanakan protokol kesehatan yang ketat. Tak terkecuali pasar Ramadan di Kota Samarinda, diizinkan dengan syarat.
Wali Kota Samarinda Andi Harun menegaskan tetap membuka pasar Ramadan yang biasa digelar di GOR Segiri.
"Teknisnya akan ada beberapa hari ke depan. Formatnya menjadi pasar Ramadan yang sehat dan berbasis protokol kesehatan," ungkap Andi Harun, ditulis Sabtu (3/4/2021) dilansir dari Presisi.co, jaringan Suara.com.
Namun, ada beberapa kebijakan yang juga belum diputuskan, atau masih dalam kajian. Seperti aktivitas kebiasaan membangunkan sahur atau biasa disebut begarakan sahur.
"Saya belum pertimbangkan," ungkapnya.
Kendati demikian, ia menyebut, satu hari bisa saja ada perubahan pada kebijakan ini. Ia akan berkoordinasi dengan TNI-Polri dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkominda) untuk membicarakan hal tersebut.
"Subtansinya kita ingin meriah seperti dulu. Tapi, kita harus sadar situasi tahun ini tidak sama. Pokoknya kita dahulukan kesehatan masyarakat," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Aksi Mahasiswa di Kantor PLN Samarinda Ricuh, Polisi Kerahkan Water Cannon
-
Viral, Staf Pemprov Kaltim Joget saat Demo Mahasiswa Bakal Diperiksa Inspektorat
-
Karhutla Belum Reda, Pemprov Kaltim Siapkan Rp3 M untuk Dampak Kabut Asap
-
Kronologi Pembunuhan di Speedboat Samarinda, Jasad Diikatkan ke Batu dan Tiang Jembatan
-
Demo di Kaltim Memanas, Massa Lempar Sayuran Busuk ke Kantor Rudy Mas'ud