SuaraKaltim.id - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta Bappenas menyatakan penataan dan pengelolaan ibu kota negara (IKN) baru Republik Indonesia di Kaltim tidak mengganggu kawasan konservasi hutan lindung, sebab bernuansa lingkungan hijau dan modern (Green Smart City).
Menteri LHK RI Siti Nurbaya Bakar mengatakan Pemerintah Pusat terus berupaya memastikan bahwa IKN memiliki kawasan-kawasan yang ramah lingkungan atau lingkungan hijau.
"Pemerintah Pusat terus mempersiapkan kawasan lokasi IKN baru khususnya dalam penataan lingkungan hijau atau Green Smart City," kata Menteri Siti Nurbaya Bakar ketika kunjungan kerja monitoring ke lokasi pembangunan pusat gedung pemerintahan calon IKN baru dan melihat langsung persemaian IKN, di Menara Pantauan (Tower Bukit Sudarmono), Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) seperti dilansir dari ANTARA.
Menteri Siti Nurbaya meyakinkan, pengembangan IKN tidak akan menganggu kawasan konservasi, apalagi menggangu habitat satwa-satwa yang hidup di lokasi tersebut.
Bahkan jika ada masih kawasan yang hijau, maka tetap dipertahankan. Sebaliknya jika ada kawasan yang rusak, maka segera dihijaukan kembali.
"Makanya kami ke lokasi ini. Untuk memastikan, betul-betul lokasi yang disiapkan sesuai dengan kondisi geografis di daerah ini," tegasnya.
Sedangkan kapasitas jumlah bibit penghijauan dan lahan disiapkan masih menunggu detail and genering oleh Kementerian PUPR. Tentunya, ada titik yang akan dibangun kawasan hijau tersebut.
Sementara itu, Gubernur Kaltim Isran Noor menyatakan pemerintah daerah dan masyarakat bekomintmen mendukung Pemerintah Pusat atas ibu kota baru.
Setelah dari menara pantau, rombongan Menteri LHK dan Gubernur Isran Noor menuju persemaian mangrove dan world mangrove center Desa Mentawir.
Baca Juga: Kejati Tahan 4 Tersangka, Pemprov Sumsel Hentikan Anggaran Masjid Sriwijaya
Berita Terkait
-
Menteri LHK Kunjungi Calon IKN di Kaltim, Paparkan Konsep Green Smart City
-
Gubernur Kaltim Isran Noor dan Menteri LHK ke Pusat Gedung Pemerintahan IKN
-
WALHI Prihatin Kerusakan Hutan Lindung di Babel, Dishut Segera Bentuk Tim
-
Pendataan di Kaltim BKKBN Target 1 Juta Keluarga, Isran Noor yang Pertama
-
Balikpapan Ragam Etnis dan Agama, Wali Kota Serukan Jaga Kondusifitas
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Potret Indonesia dari Dekat, BRI inFrame 2026 Rekam Kisah Ekonomi Kerakyatan
-
Danamon Travel Fair Hadir Kembali, Raih Promo Hemat hingga 70%
-
254 Penerbangan di Kalimantan Terganggu Akibat Kabut Asap Karhutla
-
Karhutla Kaltim: Hotspot Naik 2 Kali Lipat, Asap Berasal dari Kebakaran Lokal
-
Di Tengah Gaung Erau dan IKN, Guru Kukar Didorong Adaptif Terhadap Teknologi