"Pihak yayasan akan bertanggung jawab atas penyelesaian gaji dosen yang tertunggak," kata Chelly.
Dia mengungkapkan, pembayaran honor para dosen bersumber dari SPP Mahasiswa. Pembayaran iuran dari mahasiswa ini juga banyak mengalami penunggakkan.
"Kita pahami, kondisi ini juga terjadi karena pandemi Covid-19. Karena memang kampus sampai saat ini masih bertumpu pada pembayaran mahasiswa," jelasnya.
Lebih lanjut, yayasan berupaya menyiapkan infrastruktur yang layak dalam proses belajar mengajar di kelas.
"Kita dapat gedung ini dengan upaya pihak Yayasan. Selama ini yayasan terus yang dihujat. Kita sebagai manusia juga tentunya memiliki keterbatasan dalam mengambil keputusan," tuturnya.
Sedangkan, tuntutan para tim agar memecat oknum dosen arogan, dia memilih bungkam dan tak berkomentar.
Dirinya harus meminta pertimbangan dari beberapa pihak yang perlu diajak memutuskan kebijakan tersebut.
"Pihak yayasan memerlukan pertimbangan lain untuk mengambil keputusan," pungkasnya.
Baca Juga: Dipaksa Aparat Bubar, Ribuan Pendukung Pemerintah Sipil di Sudan Ditembaki Gas Air Mata
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mahfud MD Soal Gugatan Pendidikan Gibran: Kalau Saya Hakimnya, Saya Mau Buat Terobosan
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
- Bedak Tabur yang Bagus Merek Apa? Ini 7 Rekomendasinya yang Awet Menahan Minyak
Pilihan
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
Terkini
-
Potret Indonesia dari Dekat, BRI inFrame 2026 Rekam Kisah Ekonomi Kerakyatan
-
Danamon Travel Fair Hadir Kembali, Raih Promo Hemat hingga 70%
-
254 Penerbangan di Kalimantan Terganggu Akibat Kabut Asap Karhutla
-
Karhutla Kaltim: Hotspot Naik 2 Kali Lipat, Asap Berasal dari Kebakaran Lokal
-
Di Tengah Gaung Erau dan IKN, Guru Kukar Didorong Adaptif Terhadap Teknologi