SuaraKaltim.id - Kasus dugaan penipuan cek kosong yang dilakukan Ketua komisi III DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas'ud dan istrinya Nurfadiah telah lama memasuki tahap penyidikan.
Kurang lebih satu bulan lamanya, kasus ini naik ke tingkat penyidikan, namun pihak Polresta Samarinda masih belum menetapkan status terhadap kasus dari urusan bisnis kedua belah pihak senilai Rp 2,7 miliar ini.
Irma Suryani yang merupakan pihak pelapor merasa dirugikan lantaran cek yang diberikan Nurfadiah tidak bisa dicairkan saat kliring lintas bank. Diketahui saat hendak pencairan, yang didapatnya adalah cek giro dari saldo tersebut tidak mencukupi.
Akhirnya Irma didampingi Penasihat Hukumnya (PH) Jumintar Napitupulu, melaporkan kejadian tersebut kepada Satreskrim Polresta Samarinda, dan saat ini ditangani Unit PPA.
Dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kanit PPA Polresta Samarinda, Iptu Teguh Wibowo mengatakan masih mencari alat bukti lain untuk pengembangan lebih lanjut dalam proses penyidikan.
"Masih dalam pengembangan penyidikan. Kami sudah meminta keterangan - keterangan saksi yang lain dan mencari alat bukti lain," ucap Teguh, dikonfirmasi, Senin (4/10/2021).
Disinggung apakah dalam proses penyidikan terdapat kendala, ia mengatakan belum mendapatkan bukti-bukti lainnya.
Sebelumnya, pihak pelapor dan terlapor sudah dimintai keterangan, namun saat ini penyidik masih memerlukan keterangan saksi lain atau bukti lain.
"Kendalanya perlu melengkapi bukti lainnya."
Baca Juga: 2 Terdakwa Penipuan Terhadap Mantan Gubernur Imam Utomo Divonis 16 Bulan Penjara
"Kalau perkembangan di Mabes sudah memberitahukan, ada petunjuk-petunjuk," sambungnya.
Kendati itu, Perwira berpangkat Balok dua tersebut, tidak memberikan secara detail petunjuk seperti apa dari Mabes Polri dan masih mencari bukti tambahan.
"Kami belum tahu karena baru pemberitahuan saja," tandasnya.
Kontributor: Apriskian Tauda Parulian
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas