SuaraKaltim.id - Sebelumnya, 54 sekolah mulai TK, SD, dan SMP di Kota Tepian akhirnya menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) pada 20 September 2021. Saat ini, diketahui Samarinda juga sudah berada di PPKM level 2.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Samarinda, Asli Nuryadin mengungkapkan, evaluasi PTM sebelumnya yang sudah berlangsung 2 minggu lebih Itu dilakukan setiap hari. Pihak yang mengevaluasi adalah Satgas Covid-19 di sekolah.
“Selama ini berjalan dengan aman saja. Lancar. Sebab PTM kami ini bukan yang absolut, karena waktunya cuma 2 jam di sekolah. Kami merefresh kembali suasana psikologis serta kebatinan siswa dan guru,” ungkapnya dikutip dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Minggu (10/10/2021).
Pihaknya pun menghimbau agar para siswa tidak langsung diberikan tugas-tugas yang berat. Terpenting semua dilakukan bertahap dan perlahan.
Ia menyebut, Senin besok pihaknya akan kembali membuka sebanyak 80 sekolah. Yakni 40 sekolah dari Sekolah Tangguh Covid-19 (STC) Tahap 2 yang belum menggelar PTM. Kemudian ditambah dengan 40 sekolah dari STC Tahap 3.
“Akhirnya nanti secara bertahap bisa dibuka semua. Terlebih lagi Samarinda sudah level 2. Baru nanti kami berpikir lagi tentang learning loss dan mata pelajaran yang tertinggal selama daring hampir 2 tahun,” lanjutnya.
Protokol kesehatan (prokes) juga selalu diingatkan. Sebab, katanya, para siswa itu menghabiskan 22 jam waktunya di rumah atau di luar sekolah. Peran keluarga untuk terus mengingatkan sangatlah penting.
Terkait penambahan sekolah untuk PTM juga sudah disampaikan kepada Wali Kota Samarinda, Andi Harun. Orang nomor satu di Samarinda itu juga telah menyetujui permohonan penambahan melalui surat rekomendasi izin sekolah yang menggelar PTM pada Rabu (6/10/2021) lalu. Jika tak ada halangan, penambahan baru untuk sekolah yang gelar PTM akan dilakukan pada Senin (11/9/2021).
“Kami juga sambil memastikan sekolah-sekolah itu sudah mengumpulkan pernyataan persetujuan orangtua siswa dan fasilitas untuk prokes bisa berjalan baik. Jika tak patuhi prokes, akan dibatalkan,” pungkasnya.
Baca Juga: Jelang Pembelajaran Tatap Muka, Disdik Medan Terbitkan SOP
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Oknum Guru Ngaji Kabur usai Diduga Lecehkan 11 Anak Bawah Umur di Kukar
-
Kasus Anak SMK Samarinda Meninggal: Ibu Minta Uang ke Sekolah buat Pengobatan 'Mandi'
-
SMKN 4 Samarinda Angkat Bicara soal Siswa Meninggal Disebut Akibat Sepatu Sempit
-
Duel Tensi Tinggi Persija vs Persib, Polresta Samarinda Kerahkan Ratusan Personel
-
Hari Ini, Pemegang Saham BBRI Mulai Nikmati Pencairan Dividen