SuaraKaltim.id - Warganet ramai membahas soal penampakan kendaraan warga yang tertembus besi sepanjang sekitar 1,5 meter ketika melintasi Jembatan Santan di Kecamatan Marang Kayu viral di media sosial (Medsos). Kendaraan tersebut mengalami kerusakan akibat besi yang menembus.
Adapun kondisi jembatan memang memprihatinkan. Terlihat besi-besi kerangka beton terbuka, sehingga membahayakan pengguna jembatan.
Menanggapi hal ini, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar, Restu Irawan berdalih, sebelum foto tersebut ramai beredar di jagat maya, sebetulnya proses penanganan sudah dilakukan. Jembatan tersebut sudah menjadi perhatian tersendiri Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar.
"Jadi sebelumnya memang sudah ditangani PU jembatan tersebut. Sudah jadi perhatian kami,” jelasnya, dikutip dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Minggu (10/10/2021).
Sedangkan tahapan pengerjaan peningkatan jembatan memang membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan penangan jalan. Sebab, perlu proses kajian model-model penangannya, sehingga tidak mudah lantaran ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
“Untuk penanganan jembatan memang lebih lama di banding dengan penanganan jalan,” ungkapnya.
Tahun ini, katanya, akan memastikan penanganan fisik jembatan dilakukan. Supaya para pengguna jalan dan jembatan khususnya untuk jalan poros di kawasan Santan Marangkayu lebih aman dan terjaga. Termasuk apabila terjadi pengupasan badan jalan jembatan akan segera diselesaikan sehingga kejadian tersebut tak terulang kembali.
“Akan berlanjut nanti penanganan permanennya,” pungkasnya.
Sekadar diketahui, keberadaan infrastuktur jembatan dan jalan merupakan penghubung lintas jalur poros Muara Badak dan Marangkayu. Selain itu, akses ini juga jarak pendekat menuju Bontang.
Baca Juga: Kabar Gembira, Dua Tempat Wisata Milik Pemkab Kukar Sudah Dibuka
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas