SuaraKaltim.id - Polsek Bontang Utara menangkap tersangka pencurian inisial ER (30) di rumahnya, yang berada di Jalan MH Thamrin, Kelurahan Gunung Elai, Selasa (1/3/2022) sekitar pukul 02.00 Wita dini hari. Tersangka, sebelumnya melakukan pencurian telpon genggam milik tetangganya.
Kapolres Bontang AKBP Hamam Wahyudi, melalui Kapolsek Bontang Utara AKP Ahmad Said mengatakan, korban melaporkan kejadian ke polisi lantaran sekitar tempat tinggalnya sering terjadi pencurian.
Berbekal informasi dari korban, polisi melacak melalui telepon genggam korban yang sempat aktif dan mengetahui lokasi tersangka.
"Kita tangkap ini Er, karena terlibat kasus pencurian di sekitar tempat tinggalnya," katanya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, di hari yang sama.
Diketahui ER merupakan residivis kasus serupa pada 2018 lalu. Perbuatannya terdahulu tidak membuat efek jera. Modus tersangka sebelum melakukan pencurian dengan mengintai dengan berjalan kaki atau menggunakan motor.
Saat setelah mendapat target dan kondisi lengah pada malam hari dia akan melancarkan aksinya. Bahkan, sempat juga ada warga kehilangan uang hingga Rp 3 juta.
"Dia sering jalan dengan menggendong anaknya untuk memantau situasi. Malam hari dia lancarkan aksi pencuriannya," ungkapnya.
Dari tangan tersangka polisi mengamankan satu unit telpon genggam Vivo. Tersangka pun melanggar Pasal 363 KUHPidana tentang Pencurian dengan pemberatan dan sudah diamankan di Mapolsek Bontang Utara.
"Ancaman pidana penjara 7 tahun," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Tingkat Vaksinasi Mandek di Bontang, Satgas Covid-19 Sebut Bakal Datangi Rumah Warga
-
PT Energi Unggul Persada Disebut Tak Kooperatif Soal Lingkungan di Bontang, Fraksi An-Nur Setuju Buat Pansus
-
Proyek Pengerukan Sungai di Bontang Molor, Padahal Nilainya Capai Rp 1,5 Miliar, Ini Alibi Dinas PUPR Kota Taman
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas