SuaraKaltim.id - Aktivitas pekerjaan konstruksi di ruas Jalan Parikesit memaksa petugas harus menutup jalanan sementara waktu. Proyek pengerjaan drainase yang dikerjakan Polres Bontang ini menutup jalan, sebab mengerahkan alat berat.
Kapolres Bontang AKBP Hamam Wahyudi mengatakan, pengerjaan dengan tipe swakelola itu masuk dalam rangkaian program karya bakti dan hari Bhayangkara.
Anggaran sebesar Rp 840 juta dari APBD digelontorkan untuk membiayai proyek penanggulangan banjir ini.
"Jadi kemarin ada MoU bersama Pemkot dan berkomitmen membantu penanganan banjir di Kota Bontang. Jadi, Jalan Parikesit akan ditutup sementara waktu untuk memaksimalkan perbaikan saluran drainase," katanya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Senin (13/6/2022).
Ia mengatakan, pengerjaan melibatkan 30 personil kepolisian. Mereka bergantian turun lapangan dibantu masyarakat dan tenaga harian lepas.
"Intinya sesuai masa pelaksanaan, warga sudah diberikan sosialisasi dan mendukung untuk penyelesaian banjir," ungkapnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kabid Sanitasi Air Minum dan Sumber Daya Air PUPRK Edi Suprapto membenarkan proyek tersebut dikerjakan oleh Polres Bontang.
Didalam pengerjaan juga ada memiliki Konsultan Supervisi CV Piramid Konsultan. Pengerjaan ditarget rampung selama 90 hari kalender.
"Iya itu Polres Bontang sebagai pelaksana berdasarkan MoU dengan Pemkot Bontang," pungkasnya.
Baca Juga: Ketua RT Beberkan Fakta Warga Bontang Pembawa Sabu 20 Kilogram: Baik dan Pendiam
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Perkuat Ekosistem Digital, BRI Hadirkan Fitur Tebus Gadai di BRImo
-
Polemik Iuran BPJS Memanas, Wali Kota Samarinda Tantang Tim Ahli Gubernur Kaltim
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi