SuaraKaltim.id - Operasi Patuh Mahakam 2022 berakhir pada Minggu (26/6/2022) kemarin. Polantas setidaknya menemukan 48 pelanggar.
Kasat Lantas Polres Bontang AKP Edy Haruna mengatakan, pelanggar didominasi terkena penilangan secara elektronik saat petugas melakukan patroli mobile.
Jenis pelanggaran yang didapat kebanyakan kasat mata. Seperti, tidak menggunakan helm, melawan arah, menerobos lampu merah, dan plat nomor kendaraan yang tidak sesuai ketentuan.
"Mayoritas kena ETLE Mobile. Cuman ada juga yang ditilang di tempat kalau kebetulan petugas mendapati pengendara melanggar," katanya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Selasa (28/6/2022).
Lebih lanjut, selain penindakan tilang. Polantas juga mengeluarkan surat teguran sebanyak 556 pengendara.
Teguran itu ditujukan untuk memberikan peringatan kepada masyarakat agar tertib dalam berkendara. Serta, dapat terhindar dari ancaman kecelakaan.
"Karena sangat penting untuk mematuhi peraturan dalam berkendara. Jadi dengan humanis kepada masyarakat kami juga berikan peringatan berupa teguran," sambungnya.
Diakhir, Polantas juga akan menindak pelanggaran yang dinilai sangat membahayakan pengendara meski tidak dalam operasi patuh.
"Tetap akan ditindak kalau ada pelanggaran lalulintas," pungkasnya.
Baca Juga: Pemkot Bontang Berencana Bangun SMP di Kawasan Pesisir, Najirah: Jadi Perhatian Kami
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
UNU Kaltim Bangun Kampus Berdampak Lewat Penguatan Publikasi Ilmiah
-
Bangunan Miring dan Plafon Pernah Runtuh, SDN 002 Anggana Butuh Perhatian Pemerintah
-
ASN di Samarinda Tewas Dalam Kamar Kosnya, Sempat Mengeluh Telepon Istri
-
BRIvolution Reignite Perkuat Kinerja BRI dan Berikan Dampak Bagi Perekonomian Rakyat
-
Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu